Media Kampung – Harga emas pada 29 Mei 2026 mengalami fluktuasi yang signifikan di tengah ketegangan geopolitik antara AS dan Iran. Meskipun harga emas sempat menguat, tekanan dari penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menyebabkan pergerakan harga yang tidak stabil.
Menurut informasi terbaru, harga emas spot dibuka pada level USD 4.508,30 per troy ounce. Namun, setelah mengalami kenaikan, harga emas jatuh ke titik terendah mingguan di USD 4.365,85 akibat ketidakpastian pasar yang dipicu oleh serangan baru AS di Iran yang meningkatkan kekhawatiran inflasi.
Di pasar domestik, harga emas Antam turun menjadi Rp 2.799.000 per gram pada akhir pekan ini, sementara harga emas di Galeri24 tercatat Rp 2.772.000 per gram. Pergerakan harga emas dalam sepekan ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, dengan harga emas Antam yang semula berada di Rp 2.803.000 per gram pada awal pekan.
Pada hari Jumat, 29 Mei, harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp 20.000 dari harga sebelumnya, sedangkan harga emas dari Galeri24 juga mengalami penurunan. Namun, pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, harga emas di Pegadaian untuk merek UBS, Antam, dan Galeri24 terlihat mengalami kenaikan, dengan harga terbaru UBS mencapai Rp 2.834.000 per gram.
Harga emas spot global pada hari yang sama mencatatkan kenaikan 1,6 persen menjadi USD 4.566,52 per ons, didorong oleh melemahnya dolar AS. Hal ini berpotensi menjadi sinyal positif bagi pergerakan harga emas ke depan, meskipun ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor penentu utama.
Dengan perkembangan situasi yang terus berlangsung, investor diharapkan untuk tetap memantau informasi terkini mengenai harga emas dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakannya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan