Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperluas akses kredit berbunga rendah hingga ke tingkat desa melalui Koperasi Desa Merah Putih. Hal ini disampaikan saat meresmikan operasional 1.061 koperasi di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo menilai bahwa kemudahan pembiayaan dengan bunga yang terjangkau sangat krusial untuk mendukung pelaku usaha kecil dan masyarakat di desa agar bisa berkembang. Ia mencontohkan program kredit super mikro Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang berhasil menekan bunga kredit dari 24 persen menjadi di bawah 10 persen, tepatnya 8 persen.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa setiap Koperasi Desa Merah Putih akan dilengkapi dengan layanan lembaga keuangan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kredit murah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi desa sekaligus memperluas akses modal bagi rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa peresmian 1.061 koperasi ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi desa secara nasional. Ia menyoroti kesiapan koperasi yang sudah memiliki gedung, gudang, sistem, barang, dan petugas yang memadai dalam waktu kurang dari satu tahun.

Data pemerintah menunjukkan bahwa lebih dari 9.000 gedung dan gudang koperasi telah siap secara fisik di berbagai wilayah Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur ekonomi desa. Dengan fasilitas tersebut, diharapkan koperasi dapat berperan lebih optimal dalam memberikan layanan pembiayaan kepada masyarakat desa.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menciptakan akses pembiayaan yang lebih adil dan merata, sehingga pelaku usaha kecil dan masyarakat desa dapat tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.