Media Kampung – Pemerintah resmi menginisiasi penguatan ekonomi desa melalui pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari strategi mendukung ketahanan pangan dan distribusi berbasis desa. Program ini bertujuan memperkokoh peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Pelaksanaan KDKMP berlandaskan pada Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan asas kekeluargaan dalam ekonomi, serta Inpres Nomor 9 dan 17 Tahun 2025 yang mengatur pembangunan koperasi desa dan kelengkapannya. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita kedua untuk mencapai swasembada pangan nasional dan Asta Cita keenam yang fokus pada pembangunan desa serta pemerataan ekonomi.

KDKMP ditargetkan menjadi pusat layanan ekonomi terpadu yang dapat mendukung aktivitas para petani, nelayan, dan warga desa lainnya. Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa koperasi merupakan kekuatan bersama masyarakat Indonesia yang dibangun atas semangat kekeluargaan dan gotong royong. Saat meresmikan 1.061 KDKMP di Jawa Timur pada 16 Mei 2026, presiden menyampaikan, “Koperasi ini akan jadi milik kita bersama, akan menjadi kekuatan kita bersama, akan membantu Indonesia incorporated. Ekonomi kita adalah ekonomi yang dibangun atas dasar kekeluargaan.”

Pemerintah menilai bahwa KDKMP mampu memperpendek rantai distribusi pangan nasional, sehingga dapat melindungi masyarakat dari praktik tengkulak dan rentenir yang merugikan. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menambahkan bahwa keberadaan KDKMP membawa perubahan signifikan bagi ekonomi rakyat, terutama karena pertumbuhan ekonomi dimulai dari desa dan lapisan masyarakat bawah. Ia menyatakan, “Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bapak Presiden menghadirkan koreksi besar agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari bawah.”

Dari total 1.061 KDKMP yang diresmikan, sebanyak 530 unit tersebar di tujuh kabupaten di Jawa Timur, sedangkan 531 unit lainnya beroperasi di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hingga 15 Mei 2026, sudah dibangun 9.182 gerai KDKMP dengan target mencapai 80 ribu gerai secara nasional. Gerai-gerai tersebut menyediakan kebutuhan pokok, gudang logistik, layanan simpan pinjam, apotek, serta klinik kesehatan untuk melayani masyarakat desa.

Selain itu, KDKMP membuka peluang kerja bagi penduduk lokal karena melibatkan tenaga kerja setempat dan manajer profesional. Pemerintah tengah merekrut 30 ribu manajer KDKMP secara nasional guna memastikan pengelolaan koperasi berlangsung secara modern dan profesional, sekaligus memperkuat fungsi koperasi dalam pemberdayaan ekonomi desa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.