Media Kampung – Parade lampu dalam acara Suurabaya Vaganza 2026 berhasil menarik ribuan pengunjung dari dalam maupun luar daerah ke Kota Surabaya pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Namun, kemeriahan acara tersebut meninggalkan dampak kerusakan pada delapan titik taman di kota itu.
Seiring dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara, beberapa area taman mengalami kerusakan akibat lonjakan pengunjung dan aktivitas selama parade berlangsung. Kerusakan ini menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya yang segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah tersebut.
DLH Surabaya mengonfirmasi bahwa pihaknya telah meninjau langsung kondisi taman setelah acara selesai. Mereka menemukan delapan titik taman yang mengalami kerusakan, mulai dari kerusakan rumput, tanaman yang terinjak, hingga fasilitas taman yang perlu diperbaiki.
Untuk mengembalikan kondisi taman seperti semula, DLH langsung mengerahkan tim pemeliharaan dan perbaikan. Mereka berkomitmen melakukan perbaikan secara menyeluruh agar taman kembali rapi dan nyaman digunakan masyarakat. Langkah ini diharapkan bisa menjaga estetika dan fungsi ruang terbuka hijau di Surabaya setelah keramaian acara besar.
Meski ada dampak negatif berupa kerusakan taman, Suurabaya Vaganza 2026 tetap menjadi momen penting yang memperlihatkan semangat warga dalam merayakan budaya dan kreativitas kota. Acara ini juga menjadi magnet pariwisata yang mendongkrak kunjungan ke Surabaya.
Saat ini, DLH terus memonitor perkembangan perbaikan taman dan menyiapkan langkah antisipasi untuk event-event serupa di masa depan agar kerusakan dapat diminimalisasi. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas umum selama acara berlangsung demi kenyamanan bersama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan