Media Kampung – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencananya untuk memberikan penghargaan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI. Pernyataan ini disampaikan saat Prabowo menghadiri acara panen raya jagung serentak dan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan serta peluncuran operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polri yang dinilai sangat baik di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia membandingkan keberhasilan kepemimpinan tersebut layaknya pelatih sepak bola yang kontraknya diperpanjang karena mampu membawa tim meraih kemenangan di setiap pertandingan.

Prabowo menegaskan, keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada kualitas pemimpinnya. Oleh karena itu, ia menilai layak bagi Kapolri untuk mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputera, penghargaan tertinggi kedua di Indonesia setelah Bintang Republik Indonesia.

“Saya lihat Polri ini berprestasi. Kapolri belum pernah menerima Bintang Mahaputera, belum ya? Nanti, Presiden Prabowo yang memberi bintang. Panglima TNI juga belum menerima, saya juga akan memberikannya,” ujar Prabowo yang disambut tepuk tangan hadirin.

Selain penghargaan, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk memamerkan sejumlah pencapaian Polri, seperti keberhasilan panen jagung sebesar 3,9 juta ton pada tahun 2025 yang merupakan bagian dari program swasembada pangan nasional. Kapolri Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa Polri telah menanam jagung di lahan seluas 661.112 hektar sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polri juga telah mengoperasikan sebanyak 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan 736 unit sudah beroperasi, 172 unit dalam persiapan, dan 468 unit masih dalam pembangunan. Targetnya, pembangunan SPPG akan mencapai 1.500 unit di seluruh Indonesia pada tahun 2026, termasuk 33 unit yang dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Prabowo mengapresiasi inovasi yang dilakukan Polri dalam program-program tersebut, termasuk pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket arang sebagai sumber energi. Ia menilai capaian ini sebagai bukti nyata kepemimpinan yang efektif dan implementasi arahan presiden yang berhasil.

Penegasan Prabowo mengenai penghargaan Bintang Mahaputera ini juga menegaskan pentingnya pengakuan resmi atas prestasi para pemimpin institusi negara yang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Ia mencontohkan sejarah penghargaan yang diberikan kepada komandan batalyon yang berprestasi saat perang sebagai bentuk penghormatan terhadap keberhasilan kepemimpinan.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyambut baik rencana penghargaan tersebut dengan sikap hormat kepada Presiden, diiringi tepuk tangan dari para peserta acara. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Polri dan TNI dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi mereka untuk bangsa dan negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.