Media Kampung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk ibu kota provinsi di seluruh Indonesia pada hari Senin, 25 Mei 2026. Informasi ini disampaikan oleh prakirawan BMKG, M. Rizky, melalui kanal YouTube resmi BMKG sebagai acuan kondisi cuaca yang akan terjadi di berbagai wilayah.

Di Pulau Sumatera, beberapa kota seperti Banda Aceh, Medan, Bengkulu, dan Bandar Lampung diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan. Sementara Padang diperkirakan akan berkabut, dan Pekanbaru serta Pangkal Pinang menghadapi kondisi berawan tebal. Jambi akan mengalami udara kabur, sedangkan Palembang dan Tanjung Pinang berpotensi diguyur hujan yang disertai petir.

Wilayah Jawa juga menunjukkan tanda-tanda hujan. Jakarta dan Serang diperkirakan menerima hujan dengan intensitas sedang, sedangkan kota-kota lain seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya mengalami hujan ringan. Kondisi ini mengindikasikan adanya pola cuaca basah yang meliputi sebagian besar Pulau Jawa pada hari tersebut.

Untuk Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Mataram diperkirakan akan turun hujan ringan, sedangkan Kupang akan berada di bawah langit yang berawan tebal. Di Kalimantan, Pontianak berpotensi mengalami hujan disertai petir, sedangkan Palangkaraya, Samarinda, dan Tanjung Selor akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Kota Banjarmasin diperkirakan akan berawan tebal.

Wilayah Sulawesi juga tidak luput dari hujan ringan yang akan melanda kota-kota besar seperti Mamuju, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, dan Manado. Begitu pula dengan Maluku dan Papua, di mana Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke diperkirakan akan mengalami hujan ringan selama hari tersebut.

Prakiraan cuaca ini penting sebagai panduan bagi masyarakat dan pihak terkait dalam mempersiapkan aktivitas sehari-hari, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di banyak wilayah menunjukkan adanya potensi perubahan cuaca yang harus diwaspadai, terutama di daerah yang berpotensi hujan disertai petir.

BMKG melalui M. Rizky menegaskan bahwa pemantauan kondisi cuaca secara berkala tetap diperlukan mengingat cuaca dapat berubah dengan cepat. Informasi resmi dari BMKG dapat diandalkan untuk memberikan gambaran yang akurat mengenai kondisi cuaca di berbagai daerah di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.