Ketegangan Perdagangan antara AS dan Kanada

Media KampungAmerika Serikat resmi memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap ratusan produk impor dari Kanada senilai sekitar 20 miliar dolar AS setelah pembicaraan dagang antara kedua negara mengalami kegagalan pada menit-menit terakhir.

Tarif baru ini mulai berlaku pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dan mencakup berbagai produk seperti kayu lapis, minuman beralkohol, peralatan listrik, dan perlengkapan hoki.

Baca juga:

Respons Pemerintah Kanada

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan penangguhan pembicaraan dan menegaskan akan melakukan pembalasan dengan tarif yang sama secara “dolar demi dolar” untuk melindungi pekerja dan dunia usaha Kanada. Namun, ia juga menyampaikan bahwa pemerintahnya akan segera mengumumkan langkah-langkah tambahan untuk mendukung sektor terkait.

Penyebab Kegagalan Negosiasi

Pejabat AS menyebutkan bahwa tuntutan tambahan dari pihak Kanada pada saat-saat terakhir membatalkan rancangan kesepakatan yang telah dirumuskan selama beberapa hari. Sebaliknya, pihak Kanada menuduh AS mengubah posisi secara mendadak, yang dianggap tidak adil dan meragukan keandalan kesepakatan.

Isi Rancangan Kesepakatan yang Gagal

Negosiasi sempat membahas pengurangan tarif baja dan aluminium Kanada menjadi 25 persen, pemangkasan bea masuk mobil Kanada menjadi 15 persen, dan penghapusan tarif kayu sebesar 10 persen. Namun, permintaan konsesi tambahan dari Kanada pada beberapa sektor membuat pembicaraan gagal.

Baca juga:

Dampak dan Potensi Perang Dagang

Perselisihan ini memperburuk hubungan dagang antara dua sekutu besar dengan volume perdagangan hampir 900 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya. Selain berdampak pada sektor ekspor Kanada, ketegangan ini juga berpotensi memperumit kondisi ekonomi AS, terutama menjelang pemilu paruh waktu dan di tengah konflik geopolitik lainnya.

Provinsi dan Sektor yang Terpengaruh

  • Provinsi British Columbia, Ontario, dan Quebec menjadi yang paling terdampak.
  • Sektor mesin dan elektronik, plastik, karet, furnitur, kayu, kertas, bahan kimia, dan kosmetik diperkirakan mengalami penurunan ekspor signifikan.

Langkah Selanjutnya

Hingga saat ini belum ada jadwal pembicaraan lanjutan antara AS dan Kanada. Pemerintahan AS telah menyiapkan beberapa opsi eskalasi jika Kanada melakukan pembalasan. Di sisi lain, Kanada berjanji akan melakukan langkah-langkah tegas secara proporsional untuk melindungi kepentingan nasional.

Selain itu, kedua negara akan memulai negosiasi resmi untuk memperbarui Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (USMCA) yang sedang dalam proses peninjauan.

Baca juga:

Konteks dan Latar Belakang

Tarif sebesar 50 persen ini diberlakukan berdasarkan ketentuan dalam Tariff Act of 1930 yang belum pernah digunakan sebelumnya, memberikan kewenangan kepada presiden AS untuk mengenakan bea terhadap negara yang dianggap melakukan diskriminasi perdagangan. Namun, tarif ini tidak mencakup sumber daya alam penting dari Kanada seperti minyak, potash, dan mineral kritis.

Reaksi publik di Kanada menunjukkan dukungan luas terhadap langkah pembalasan, sementara pejabat Ottawa sedang mempelajari opsi terbaik untuk merespons kebijakan AS tersebut.