Media Kampung – Ubisoft mengumumkan perekrutan Christoph Hartmann, mantan kepala Amazon Game Studios dan presiden 2K Games selama 14 tahun, untuk memimpin Creative House 2 yang menaungi waralaba Tom Clancy. Hartmann akan bertanggung jawab atas pengembangan seri The Division, Ghost Recon, dan Splinter Cell, sementara Rainbow Six Siege tetap berada di bawah Vantage Studios (sebelumnya Creative House One).
Keputusan ini diambil di tengah restrukturisasi Ubisoft yang membagi studio menjadi lima creative houses. Hartmann sebelumnya meninggalkan Amazon pada awal 2026 ketika perusahaan tersebut beralih dari pengembangan game AAA ke fokus pada konten berbasis AI. Ia juga membawa pengalaman dari masa jabatannya di Take-Two Interactive, termasuk memimpin 2K Games yang menerbitkan waralaba seperti Borderlands dan NBA 2K.
Pernyataan Resmi
CEO Ubisoft Yves Guillemot menyambut Hartmann dengan antusias. “Christoph adalah pemimpin yang kami butuhkan untuk Creative House 2 — seorang gamer yang bersemangat dengan kemampuan terbukti untuk mengeluarkan potensi terbaik dari tim kreatif dan membangun waralaba yang bertahan lama. Pengalamannya di bidang pengembangan dan penerbitan, serta gaya manajemennya, memberinya pemahaman langka tentang apa yang diperlukan untuk membuat game hebat,” ujar Guillemot.
Dalam unggahan di LinkedIn, Hartmann mengaku antusias dengan peran barunya. “Selama hampir empat dekade, Ubisoft telah menciptakan beberapa waralaba paling ikonik di industri dan membangun reputasi untuk menghadirkan pengalaman AAA ambisius yang menghibur jutaan pemain di seluruh dunia. Tujuan saya sederhana: menciptakan lingkungan di mana tim berbakat dapat melakukan pekerjaan terbaik mereka dan terus membangun game yang dicintai pemain,” tulisnya.
Latar Belakang Hartmann
Sebelum bergabung dengan Amazon, Hartmann menghabiskan 14 tahun sebagai presiden 2K Games, label penerbitan di bawah Take-Two. Selama kepemimpinannya, 2K Games merilis sejumlah judul sukses seperti BioShock Infinite, Borderlands 2, dan XCOM: Enemy Unknown. Di Amazon, ia memimpin Amazon Game Studios yang mengembangkan game seperti New World dan Lost Ark (versi global).
Selain waralaba Tom Clancy, Creative House 2 juga akan menangani March of Giants, sebuah MOBA yang diakuisisi Ubisoft dari Amazon pada 2025.
Kondisi Ubisoft Saat Ini
Perekrutan Hartmann terjadi di tengah gejolak internal Ubisoft. Beberapa eksekutif kunci telah hengkang dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mantan kepala waralaba Assassin’s Creed Marc-Alexis Côté, direktur kreatif Assassin’s Creed Hexe Clint Hocking, dan direktur game Assassin’s Creed Hexe Benoit Richer. Pada Juni 2026, Ubisoft menutup dua studio di Winnipeg dan Belgrade serta memberhentikan ratusan karyawan. Laporan dari LesEchos menyebutkan bahwa pemotongan lebih lanjut di operasi Amerika Serikat diperkirakan terjadi, meskipun hingga saat ini belum direalisasikan.
Dengan masuknya Hartmann, Ubisoft berharap dapat memperkuat posisi waralaba Tom Clancy yang telah lama menjadi andalan perusahaan. Namun, tantangan restrukturisasi dan kepergian talenta senior masih membayangi langkah strategis ini.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





















Tinggalkan Balasan