Media Kampung – PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) memutuskan pembagian dividen Rp5 per saham untuk tahun buku 2025 dan menargetkan pendapatan 2026 senilai Rp1 triliun, tumbuh 9 persen dari tahun sebelumnya. Target laba bersih perseroan pada 2026 mencapai Rp86 miliar.

Meski optimistis, kinerja IGAR pada kuartal I 2026 menunjukkan tekanan. Pendapatan tercatat Rp209,7 miliar, turun 5,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Laba bersih turun lebih dalam, yaitu 22,2 persen menjadi Rp10,5 miliar, akibat margin yang tertekan.

Manajemen IGAR mengakui adanya potensi kenaikan harga bahan baku akibat pelemahan rupiah dan ketegangan geopolitik AS-Iran. Namun, perseroan yakin dampaknya tidak signifikan karena kenaikan biaya bahan baku dapat dialihkan ke harga jual produk kepada klien. Target gross profit margin 2026 tetap dijaga.

Dari sisi neraca, IGAR masih kuat dengan kas sekitar Rp460,3 miliar, total ekuitas Rp908,0 miliar, dan debt-to-equity ratio (DER) hanya 0,15 kali. Perusahaan juga menganggarkan belanja modal (capex) Rp88 miliar pada 2026 untuk investasi mesin baru guna meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi.

Sebanyak 90 persen penjualan IGAR berasal dari sektor farmasi, dengan kontrak signifikan bersama PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang porsinya mencapai 20-30 persen dari pendapatan. Sisanya dari sektor non-farmasi seperti consumer goods. Manajemen berencana mendorong pertumbuhan segmen non-farmasi tanpa mengurangi porsi farmasi.

Meski prospek jangka panjang menarik, tekanan margin pada kuartal I 2026 menjadi catatan. Margin laba kotor turun menjadi 13,9 persen, margin EBITDA 8,1 persen, dan margin bersih 5,0 persen. Untuk mencapai target pendapatan Rp1 triliun, IGAR membutuhkan akselerasi penjualan pada kuartal-kuartal berikutnya.

Risiko lain yang perlu dipantau adalah eksposur terhadap bahan baku impor dari Tiongkok, sehingga nilai tukar dan kebijakan tarif dapat mempengaruhi biaya produksi. Keberhasilan investasi mesin baru juga bergantung pada kecepatan ramp-up produksi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.