Media Kampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat jumlah penumpang KA Ciremai rute Semarang-Bandung mengalami kenaikan sebesar 9,02 persen pada periode Januari hingga Mei 2026. Selama lima bulan tersebut, kereta api jarak jauh ini mengangkut sebanyak 126.580 penumpang.
Data volume angkutan yang dirilis KAI pada Minggu, 7 Juni 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa peningkatan ini mencerminkan kebutuhan mobilitas antarkota yang terus meningkat.
KA Ciremai menghubungkan Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah dengan Stasiun Bandung di Jawa Barat. Rutenya melintasi sejumlah kota dan wilayah strategis, seperti Pekalongan yang dikenal sebagai pusat industri batik nasional, Pemalang, Tegal, Cirebon, Indramayu, dan Purwakarta.
Anne Purba menambahkan, setiap daerah yang dilalui KA Ciremai memiliki karakter ekonomi, budaya, dan sosial yang berbeda. Konektivitas yang terbangun melalui layanan kereta api membantu memperluas akses masyarakat terhadap peluang pendidikan, usaha, pariwisata, dan berbagai aktivitas produktif lainnya.
Sementara itu, Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas layanan. KAI akan terus memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, tepat waktu, serta mampu mendukung keterhubungan antardaerah yang semakin kuat.
Nama KA Ciremai sendiri diambil dari nama gunung berapi tertinggi di Jawa Barat yang terletak di perbatasan Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Kereta ini beroperasi secara reguler dan menjadi salah satu moda transportasi pilihan bagi masyarakat yang bepergian antara Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan