Media Kampung – Perubahan susunan komisaris dan direksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menjadi sorotan penting setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 26 Mei 2026. Di saat yang sama, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) juga menunjukkan komitmen sosialnya dengan mendistribusikan lebih dari 5.000 hewan kurban di seluruh Indonesia pada momentum Idul Adha 1447 H/2026.
Dalam RUPS PTDI yang berlangsung di Jakarta, terjadi perombakan penting pada jajaran pengurus perusahaan. Perubahan nomenklatur jabatan direksi dilakukan, termasuk pengangkatan Moh Arif Faisal sebagai Direktur Niaga & Pengembangan dan Dhias Widhiyati sebagai Direktur Keuangan & SDM. Selain itu, Ony Arifianto ditunjuk sebagai Direktur Teknologi & Manajemen Risiko. Dalam jajaran komisaris, posisi Wakil Komisaris Utama kini diisi oleh Bagus Puruhito menggantikan Bonar H Hutagaol, sementara Erwin Dimas diangkat sebagai Komisaris baru. M Tonny Harjono tetap menjabat sebagai Komisaris Utama, dan Yusron Ihza sebagai Komisaris Independen.
Direktur Niaga & Pengembangan PTDI, Moh Arif Faisal, menyatakan bahwa capaian kinerja perusahaan tahun 2025 menjadi fondasi penguatan posisi PTDI sebagai industri strategis nasional. Perusahaan mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 345,97% dibandingkan tahun buku 2024. Hal tersebut dicapai melalui penguatan kapabilitas bisnis, engineering, produksi, dan kolaborasi strategis dalam Holding DEFEND ID. Moh Arif menegaskan bahwa PTDI akan terus meningkatkan penguasaan teknologi dirgantara nasional guna mendukung kemandirian pertahanan dan daya saing industri Indonesia secara global.
Sementara itu, BRI Group memperlihatkan peran sosialnya dengan menyalurkan lebih dari 5.000 hewan kurban berupa sapi dan kambing/domba di berbagai wilayah di Indonesia. Hewan kurban tersebut dibagikan melalui anak perusahaan BRI Group, yakni YBM BRILiaN dan Bapekis BRI. Acara pemotongan hewan kurban dipusatkan di BRILiaN Stadium, Jakarta, pada 27 Mei 2026, yang dihadiri langsung oleh Group CEO BRI Hery Gunardi dan Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo beserta jajaran komisaris dan direksi BRI.
Dalam kesempatan tersebut, Hery Gunardi menekankan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan semangat berbagi. Ia menyatakan, “Idul Adha bukan hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban, BRI, sebagai bagian dari Danantara, ingin terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat.”
Pelaksanaan kegiatan sosial ini menggambarkan komitmen BRI dalam memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya di momen Idul Adha. Kehadiran komisaris utama BRI dalam acara tersebut menegaskan pentingnya peran pengawas dalam mendukung program sosial perusahaan.
Kedua peristiwa ini, yaitu perubahan susunan komisaris PTDI dan kegiatan sosial BRI Group, menunjukkan dinamika penting dalam dunia bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia. PTDI yang bergerak di sektor strategis pertahanan nasional terus memperkuat struktur manajemen dan teknologi, sedangkan BRI menegaskan perannya sebagai institusi keuangan yang peduli terhadap masyarakat luas.
Perubahan komisaris dan direksi PTDI diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan guna mendukung pertumbuhan industri dirgantara yang semakin kompetitif. Di sisi lain, kegiatan kurban BRI Group memperlihatkan sinergi antara perusahaan dengan masyarakat sebagai bagian dari nilai sosial dan budaya Indonesia.
Kedepannya, PTDI berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi tinggi di bidang dirgantara, sementara BRI akan melanjutkan berbagai program sosial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Kedua langkah ini mencerminkan upaya yang berimbang antara pencapaian bisnis dan tanggung jawab sosial yang mendalam.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan