Media Kampung, Pandeglang – Bantuan untuk nelayan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Kabupaten Pandeglang hingga kini belum juga disalurkan, meskipun data sudah diajukan lebih dari sepekan lalu. Dinas Perikanan (Diskan) Pandeglang telah menyerahkan data nelayan terdampak kepada Pemerintah Provinsi Banten sejak 7 September 2026, namun hingga 16 September 2026 bantuan masih dalam proses dan belum ada kepastian waktu penyaluran maupun jenis bantuan yang akan diberikan.

Pengajuan Data dan Proses Bantuan

Menurut Hernika Simanjuntak, Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama di Diskan Pandeglang, pendataan nelayan terdampak dilakukan segera setelah pihaknya menerima informasi erupsi GAK. Data tersebut kemudian diusulkan ke pemerintah provinsi sebagai langkah awal untuk memperoleh bantuan bagi para nelayan yang terkena dampak.

Baca juga:

“Kami sudah mengumpulkan data nelayan terdampak dan menyerahkannya ke Dinas Provinsi pada 7 September 2026. Namun hingga saat ini bantuan masih dalam proses karena keputusan dan kebijakan berada di tingkat provinsi,” ujarnya.

Kondisi Nelayan di Tengah Aktivitas Erupsi

Sebagian nelayan di pesisir Pandeglang memilih menahan kapal di darat dan enggan melaut karena khawatir dengan aktivitas GAK yang berstatus Level III atau Siaga. Meski intensitas erupsi mulai menurun, faktor keselamatan masih menjadi prioritas utama bagi mereka. Hernika menegaskan pentingnya keselamatan nelayan dan menganjurkan agar tidak memaksakan diri melaut jika kondisi belum benar-benar aman.

“Kalau kondisi belum aman, nelayan disarankan tetap di rumah agar terhindar dari bahaya erupsi. Jangan memaksakan diri melaut karena berisiko membahayakan keselamatan dan keluarga di rumah,” tambah Hernika.

Baca juga:

Bantuan yang Diberikan dan Harapan Nelayan

Diskan Pandeglang menyampaikan bahwa dalam penanganan nelayan terdampak cuaca ekstrem sebelumnya, bantuan biasanya berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng yang disalurkan bekerja sama dengan berbagai stakeholder. Namun untuk bantuan khusus akibat erupsi GAK, sampai saat ini belum ada kepastian kapan dan dalam bentuk apa bantuan akan disalurkan.

“Kami belum bisa memastikan waktu penyaluran bantuan karena semua keputusan ada di provinsi. Kami akan segera menyalurkan bantuan jika sudah ada informasi resmi dari provinsi,” jelas Hernika.

Perlunya Kepastian dan Dukungan Pemerintah

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan nelayan yang sudah lama menunggu bantuan, sementara mereka belum bisa beraktivitas normal seperti biasanya. Bantuan sosial menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar nelayan dan keluarganya tetap terpenuhi selama mereka belum melaut akibat situasi erupsi gunung.

Baca juga:

Pengawasan dan percepatan penyaluran bantuan oleh pemerintah provinsi diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi beban para nelayan dan memulihkan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak. Kejelasan mengenai jenis bantuan dan waktu pencairan menjadi hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat nelayan di Pandeglang.