Media Kampung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso telah menyalurkan 350.000 liter air bersih secara gratis kepada warga terdampak kekeringan di 13 desa yang tersebar di delapan kecamatan. Distribusi dilakukan sejak 11 Mei hingga 27 Juni 2026 sebagai respons terhadap musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga tujuh bulan.

Kepala Bidang Logistik, Rekonstruksi, dan Rehabilitasi BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, menyatakan bahwa bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bondowoso telah disalurkan ke 28 titik, masing-masing menerima 5.000 hingga 10.000 liter. “Untuk distribusi dari APBD sudah habis disalurkan di 28 titik. Kemudian sisanya dibantu Polres Bondowoso sebanyak 10 titik. Ada juga bantuan dari YSDF, Baznas, dan Bank Jatim,” ujarnya Senin, 6 Juli 2026.

Baca juga:

Bantuan dari YSDF, Baznas, dan Bank Jatim akan berlanjut hingga 14 Juli 2026. Setelah itu, BPBD Bondowoso akan menggunakan anggaran dari BPBD Provinsi Jawa Timur mulai 15 Juli untuk dua bulan ke depan. Permohonan bantuan telah diajukan agar pasokan air bersih tetap berlanjut selama musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengungkapkan bahwa anggaran daerah untuk distribusi air bersih terbatas. Dana APBD hanya mampu memenuhi kebutuhan distribusi selama sekitar 30 hari. Keterbatasan ini dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran dan kenaikan harga BBM non-subsidi. Karena itu, BPBD menggandeng berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, lembaga sosial, dan perusahaan melalui program CSR.

Baca juga:

Berdasarkan Surat Keputusan Darurat Kekeringan, terdapat 20 dusun di 13 desa dan sembilan kecamatan yang terdampak kekeringan pada 2026. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Maesan, Klabang, Prajekan, Wringin, Tegalampel, Botolinggo, Tamankrocok, Curahdami, dan Tlogosari. Total warga terdampak mencapai 1.784 kepala keluarga atau sekitar 7.136 jiwa.

Selain distribusi air bersih, BPBD Bondowoso menjalankan program penanganan jangka panjang seperti pembangunan sumur bor, perlindungan sumber mata air, serta pengembangan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Polres Bondowoso sebelumnya membantu pembangunan sumur bor di Masjid Nurul Hasan, Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, dan menyalurkan tandon air berkapasitas 5.000 liter ke warga Dusun Sumber Biru, Desa Klabang.

Baca juga: