Media Kampung – OGC Nice memulai musim Ligue 1 2026-2027 dengan hasil imbang 0-0 melawan FC Lorient di Allianz Riviera, Sabtu, 22 Agustus 2026. Pertandingan ini berlangsung tanpa penonton akibat sanksi, dan menandai laga perdana Nice di bawah pelatih baru Olivier Pantaloni.

Dalam pertandingan yang ketat dan minim peluang, kedua tim gagal mencetak gol. Lorient sempat memberikan ancaman lebih nyata di babak kedua, khususnya melalui Aiyegun Tosin yang hampir membawa kemenangan bagi timnya dengan sebuah sundulan yang melebar. Penjaga gawang Nice, Yéhvann Diouf, tampil solid untuk menjaga hasil imbang tersebut. Kondisi ini memperpanjang catatan negatif Nice yang belum pernah menang di kandang sejak akhir musim sebelumnya, yang sempat membuat klub harus bermain di babak play-off untuk mempertahankan posisi di Ligue 1.

Baca juga:

Sementara itu, di bursa transfer musim panas 2026, OGC Nice melakukan langkah signifikan dalam merampingkan skuadnya. Klub berhasil mencatat dua penjualan penting yang mencapai total 17,5 juta euro, membantu memperkuat keuangan klub setelah musim lalu yang kurang memuaskan.

Mohamed-Ali Cho, winger kanan berusia 22 tahun dan pemain paling berharga di skuad Nice, resmi bergabung dengan Hull City yang baru promosi ke Liga Primer Inggris. Transfer ini menghasilkan nilai transfer pokok sebesar 15 juta euro, ditambah bonus yang mungkin diberikan jika Hull City berhasil bertahan di Liga Primer musim depan. Penjualan Cho ini menjadi rekor transfer terbesar yang dicapai Nice musim panas ini, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Charles Vanhoutte.

Baca juga:

Selain Cho, striker asal Nigeria, Terem Moffi, juga dilepas ke Hamburger SV di Bundesliga Jerman dengan nilai transfer 2,5 juta euro. Moffi, yang sempat dipinjamkan ke FC Porto pada paruh kedua musim lalu, menandatangani kontrak tiga tahun dengan klub Jerman. Kepergian kedua pemain ini menunjukkan fokus klub dalam penyesuaian skuad dan pemulihan finansial setelah musim sebelumnya.

OGC Nice juga tengah dalam proses mendatangkan Elye Wahi, penyerang asal Pantai Gading, serta mengincar gelandang muda Johann Lepenant dari Nantes untuk memperkuat tim di musim yang baru ini. Langkah-langkah tersebut menunjukkan ambisi klub untuk bangkit dan bersaing lebih baik di Ligue 1 setelah hasil yang kurang memuaskan musim lalu.

Baca juga:

Kombinasi hasil imbang pembuka musim dan aktivitas transfer yang agresif menjadi gambaran awal perjalanan OGC Nice di musim 2026-2027, dengan harapan peningkatan performa dan kestabilan skuad di bawah arahan pelatih baru.