Media Kampung – Vietnam memulai langkah penting menuju gelar juara Piala AFF 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 2-0 pada leg pertama final yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Sabtu (22/8) malam WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat ini, Vietnam berhasil mencetak dua gol di babak kedua melalui pemain kunci Nguyen Hai Long pada menit ke-62 dan Nguyen Quang Hai tujuh menit kemudian. Kemenangan ini memberikan Vietnam keunggulan agregat yang signifikan menjelang leg kedua di Hanoi.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama berlangsung dengan tempo hati-hati dari kedua tim. Thailand sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola, berusaha menembus pertahanan Vietnam yang sangat disiplin. Namun, tidak ada gol tercipta hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Vietnam mulai mengambil inisiatif meskipun Thailand tetap menguasai bola. Kesabaran Vietnam membuahkan hasil pada menit ke-62 melalui serangan balik cepat yang diselesaikan dengan kaki kiri oleh Nguyen Hai Long.
Thailand berusaha membalas, tapi justru kebobolan kembali pada menit ke-69 ketika Nguyen Quang Hai mencetak gol spektakuler dengan tendangan first time, menggandakan keunggulan Vietnam menjadi 2-0.
Strategi dan Implikasi Kemenangan
Kemenangan ini menempatkan Vietnam dalam posisi unggul besar dengan hanya membutuhkan hasil imbang pada leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi, yang dijadwalkan pada Rabu (26/8), untuk mengamankan gelar juara.
Sementara itu, Thailand harus menang dengan margin minimal tiga gol untuk mengangkat trofi Piala AFF 2026. Tekanan besar kini ada di pihak tuan rumah pada pertandingan penentuan nanti.
Profil Pemain Kunci
- Nguyen Hai Long: Pemain yang membuka keunggulan Vietnam melalui serangan balik efektif.
- Nguyen Quang Hai: Gelandang kreatif yang menggandakan skor dengan tendangan first time menawan.
Kesempatan dan Tantangan
Vietnam menunjukkan kekuatan pertahanan dan efektivitas serangan balik yang menjadi kunci kemenangan di markas Thailand. Leg kedua nanti akan menjadi ujian berat untuk mempertahankan keunggulan tersebut di hadapan pendukung sendiri.
Thailand, dengan julukan The War Elephants, harus melakukan evaluasi strategi untuk membalikkan keadaan dan mengejar ketertinggalan agregat yang cukup besar.















Tinggalkan Balasan