Media Kampung – Fortuna Sittard harus menelan kekalahan 0-2 saat menjamu AZ Alkmaar pada pekan ketiga Eredivisie 2026/2027. Insiden penting yang menjadi titik balik pertandingan adalah kartu merah yang diterima striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, hanya lima menit setelah laga dimulai.
Kartu merah tersebut diberikan oleh wasit Serdar Gozubuyuk pada menit keempat setelah Romeny melakukan tekel keras menggunakan sepatu ke bagian tulang kering bek kiri AZ Alkmaar, Mateo Chavez. Meskipun tidak ada indikasi niat untuk mencederai lawan, pelanggaran yang menunjukkan kehilangan kendali atas gerakan kaki Romeny dianggap layak dihukum kartu merah oleh analis ESPN sekaligus mantan pemain Timnas Belanda, Kenneth Perez.
Dengan Romeny keluar dari lapangan lebih awal, Fortuna Sittard harus bermain dengan sepuluh pemain selama hampir seluruh pertandingan. Hal ini berimbas pada kesulitan mereka dalam mengimbangi tekanan agresif dari AZ Alkmaar yang menguasai jalannya laga dengan 26 percobaan tembakan berbanding empat milik tuan rumah. AZ berhasil membuka keunggulan pada menit ke-58 lewat Jizz Hornkamp dan menambah gol kedua pada menit ke-92 melalui pemain yang sama.
Kekalahan ini membuat Fortuna Sittard tertahan di posisi kedelapan dengan empat poin dari tiga pertandingan, sedangkan AZ Alkmaar mengukuhkan diri di puncak klasemen dengan sembilan poin. Peristiwa kartu merah ini menjadi sorotan penting yang mengungkap kelemahan kontrol dan disiplin Romeny di level kompetisi Eredivisie yang tinggi.
Selain itu, penampilan kompatriot Romeny, Justin Hubner, mendapat pujian karena menunjukkan performa tangguh di lini belakang dengan catatan aksi bertahan terbanyak selama pertandingan. Meski demikian, Fortuna Sittard harus mengevaluasi strategi dan kedisiplinan pemain agar dapat meraih hasil lebih baik di pertandingan berikutnya.
Pengalaman ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi Ole Romeny dan timnya dalam mengendalikan emosi dan pergerakan di lapangan untuk menghindari insiden yang merugikan di masa depan serta meningkatkan performa sebagai wakil Timnas Indonesia di Liga Belanda.














Tinggalkan Balasan