Media Kampung, Bangkok – Pelatih timnas Thailand, Anthony Hudson, masih optimistis timnya memiliki peluang untuk memenangkan ASEAN Hyundai Cup 2026 meskipun pada leg pertama final mereka kalah 2-0 dari juara bertahan Vietnam di Stadion Rajamangala, Bangkok.
Thailand menguasai permainan selama hampir satu jam pertama, namun dua gol cepat di babak kedua oleh pemain pengganti Vietnam, Nguyễn Hai Long dan Nguyễn Quang Hải, memberi keunggulan dua gol bagi tim tamu menjelang laga kedua yang akan berlangsung di Hanoi pada Rabu mendatang.
Hudson menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut, namun menilai timnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik berdasarkan peluang yang tercipta. Ia juga memuji penampilan gemilang kiper Vietnam, Patrik Lê Giang, yang mendapat penghargaan pemain terbaik pertandingan.
Thailand gagal memanfaatkan beberapa peluang emas, termasuk penyelamatan spektakuler Patrik terhadap tembakan Yotsakon Burapha pada menit ke-36 dan kegagalan striker muda tersebut memaksimalkan peluang di akhir babak pertama.
Gol pertama Vietnam dicetak oleh Nguyễn Hai Long pada menit ke-62 setelah menerima umpan rekan setimnya, disusul gol kedua oleh Nguyễn Quang Hải tujuh menit kemudian dengan tendangan voli yang menaklukkan kiper Thailand di tiang dekat.
Meski tertinggal dua gol, Hudson tetap yakin Thailand masih memiliki kesempatan untuk meraih gelar kedelapan mereka. “Jika saya tidak percaya, saya tidak akan naik pesawat ke Hanoi,” ujarnya. “Satu gol di Hanoi bisa membuka kembali peluang di pertandingan ini. Tantangan terbesar kami adalah kondisi fisik pemain, kami harus cepat pulih agar dapat tampil maksimal di leg kedua.”
Di sisi lain, gol pembuka Vietnam oleh Nguyễn Hai Long memiliki makna emosional mendalam. Pemain kelahiran 2000 ini mempersembahkan gol tersebut untuk mendiang pelatih Phan Thanh Hùng, yang sangat dihormatinya dan meninggal dunia beberapa waktu lalu. Setelah mencetak gol, Hai Long berdoa mengenang sang pelatih yang berperan besar dalam karirnya.
Nguyễn Hai Long merupakan pemain yang sempat menjalani masa pelatihan di klub Viettel dan Than Quảng Ninh sebelum kemudian bergabung dengan Hà Nội FC. Berkat bakat dan kerja kerasnya, ia kini menjadi salah satu pemain kunci di timnas Vietnam.
Dalam pertandingan tersebut, kiper Lê Giang menunjukkan performa luar biasa dengan banyak penyelamatan penting, walaupun sistem penilaian algoritma Sofascore menempatkan Nguyễn Hai Long sebagai pemain terbaik dengan nilai 7,7, sedikit di atas Lê Giang dan Nguyễn Quang Hải yang masing-masing mendapat nilai 7,5.
Kemenangan 2-0 ini memberi Vietnam keunggulan besar untuk mempertahankan gelar ASEAN Hyundai Cup 2026. Namun, leg kedua di Hanoi masih menyisakan peluang bagi Thailand jika mereka mampu bangkit dan memanfaatkan kondisi fisik yang lebih baik.















Tinggalkan Balasan