Media Kampung – Kementerian Haji dan Umrah RI menyiagakan 1.356 petugas Satuan Tugas (Satgas) Mina untuk mendukung kelancaran pelaksanaan lontar jumrah yang berlangsung mulai 11 hingga 13 Zulhijah 1447 H atau 28 hingga 30 Mei 2026 di Mina.

Maria Assegaff, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, menjelaskan bahwa Satgas Mina ditempatkan di titik-titik strategis seperti Jalan 616, Jalan 533, depan Mina Al Wadi Hospital, dan terowongan Muaisin untuk mengatur arus dan memberikan layanan pengawasan kepada jamaah haji Indonesia.

Petugas Satgas bertugas mengarahkan pejalan kaki jamaah menuju Jamarat, mengantisipasi kepadatan, serta memastikan jamaah tetap berada di jalur aman tanpa melewati jalan pintas yang berisiko.

Selain itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga menyiapkan Mobile Crisis Rescue (MCR), tim khusus yang siap memberikan pertolongan pertama, evakuasi darurat, dan mengurai kepadatan selama puncak ibadah haji di kawasan Mina.

Maria mengimbau jamaah haji untuk tetap berada di dalam tenda sambil menunggu jadwal resmi lontar jumrah dan menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, makan teratur, menggunakan payung serta pelindung kepala, dan membatasi aktivitas fisik yang tidak mendesak mengingat cuaca Mina yang panas di siang hari.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.