Media Kampung – Petugas haji di Mina diminta untuk memastikan setiap jemaah mendapatkan tempat tidur selama pelaksanaan puncak ibadah haji. Hal ini disampaikan dalam rapat konsolidasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah yang berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026.
Rapat tersebut bertujuan mempersiapkan operasional pelayanan haji di Makkah menjelang pelaksanaan Armuzna, yang merupakan rangkaian penting ibadah haji. Ratusan petugas mendapatkan pengarahan terkait pelayanan jemaah di lokasi Mina, Muzdalifah, dan Arafah agar proses ibadah berjalan lancar dan tertib.
Andik Setiawan, Koordinator Wilayah I Daker Madinah, mengingatkan seluruh petugas untuk memeriksa jumlah kasur yang tersedia sesuai dengan jumlah jemaah. Ia menegaskan bahwa setiap jemaah harus memiliki satu tempat tidur agar tidak ada yang terlantar selama ibadah di Mina berlangsung. Selain itu, petugas juga diminta menghitung kapasitas maktab sebelum jemaah menempati pemondokan untuk menghindari kekurangan fasilitas.
Andik juga mengapresiasi kelancaran operasional haji gelombang pertama sejak berada di Madinah hingga perjalanan menuju Makkah. Ia berharap pelayanan pada gelombang kedua dapat berlangsung dengan aman dan tertib seperti sebelumnya. Ia mengimbau agar seluruh petugas dan jemaah selalu menjaga sopan santun selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Upaya mempertahankan kualitas pelayanan yang sudah baik menjadi fokus utama dalam menyambut pelaksanaan Armuzna.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, PPIH berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman tanpa kendala fasilitas di Mina, sehingga pelaksanaan haji tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan