Media Kampung, Nusa Tenggara TimurMasjid Nurul Huda yang terletak di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mengalami kerusakan cukup parah setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa ini menyebabkan menara masjid yang berada di bagian luar bangunan ambruk dan plafon bagian dalam masjid mengalami kerusakan serius.

Kerusakan Bangunan Masjid

Foto-foto yang diambil oleh jurnalis Willy Kurniawan menunjukkan kondisi masjid yang terdampak cukup parah. Plafon di dalam masjid tampak rusak, sementara menara yang menjadi ciri khas bangunan tersebut telah roboh akibat kuatnya guncangan. Kerusakan ini membuat aktivitas ibadah di dalam masjid harus dihentikan sementara waktu.

Baca juga:

Imbauan untuk Warga

Pihak berwenang setempat mengimbau warga untuk tidak memasuki atau melaksanakan salat di dalam masjid hingga kondisi bangunan dinyatakan aman oleh tim ahli. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat dari potensi bahaya akibat kondisi bangunan yang rentan roboh.

Konteks Gempa Bumi di NTT

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu gempa besar yang terjadi di wilayah tersebut. Wilayah NTT memang rawan terhadap aktivitas gempa karena letaknya yang berada di zona pertemuan beberapa lempeng tektonik. Oleh karena itu, kerusakan pada bangunan-bangunan penting seperti masjid menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat.

Baca juga:

Dampak dan Tindakan Selanjutnya

Kerusakan pada Masjid Nurul Huda ini mencerminkan dampak signifikan dari gempa kuat yang melanda wilayah Manggarai. Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan segera melakukan penilaian menyeluruh terhadap bangunan-bangunan yang terdampak untuk memastikan keamanan dan melakukan rehabilitasi secepatnya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait kondisi gempa dan potensi setelah gempa susulan yang mungkin terjadi.

Baca juga: