Media Kampung, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang terus memperkuat jaringan internasionalnya. Salah satu langkah terbaru adalah penandatanganan perpanjangan komitmen konsorsium French-Indonesian Consortium in Engineering and Management (FICEM) dalam forum Joint Working Group (JWG) Republik Indonesia-Prancis di Angers, Prancis.

Rektor UMRAH, Agung Dhamar Syakti, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari Paris Declaration yang disepakati Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 28 Mei 2026. Deklarasi tersebut menjadi agenda Inovasi Prancis-Indonesia 2026. “Forum JWG berperan menerjemahkan kesepakatan politik kedua kepala negara menjadi langkah konkret di sektor pendidikan tinggi, riset, dan industri,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.

Selain perpanjangan FICEM, lawatan ke Prancis juga membuahkan sejumlah kemitraan strategis baru. UMRAH telah menyepakati kerja sama dengan Universitas Angers yang merencanakan kunjungan balasan ke Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2027. Rektor juga mengungkapkan bahwa UMRAH tengah menjajaki perluasan jaringan kerja sama dengan Université de Dijon serta perusahaan industri pertahanan dan maritim asal Prancis, NAVAL Group.

Menguatnya jejaring UMRAH di kawasan Eropa tidak lepas dari rekam jejak akademik Rektor Agung Dhamar Syakti. Sebagai Guru Besar di bidang Pencemaran Laut dan Bioremediasi dengan capaian Scopus H-Index 21 pada tahun 2026, ia memiliki ikatan kolaborasi keilmuan yang panjang dengan Prancis. Sebelumnya, ia terlibat aktif dalam proyek penelitian Marseco-ANR di Prancis. Pendekatan multidisiplin yang diterapkannya dalam pemulihan ekosistem pesisir telah menjadi rujukan sinergi antara sains murni dan teknologi lingkungan. Dedikasi keilmuannya juga pernah diganjar penghargaan Prix Mahar Schutzenberger dari Prancis pada tahun 2004.

Agung berharap kemitraan dengan Universitas Angers, Université de Dijon, dan NAVAL Group mampu memacu para peneliti muda UMRAH untuk melahirkan karya ilmiah berstandar global yang relevan.