Media Kampung – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah di Prancis pada tahun ini. Salat Iduladha tersebut akan berlangsung pukul 07.00 waktu setempat, bertepatan dengan sekitar pukul 12.00 WIB di Indonesia.
Presiden Prabowo saat ini tengah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri dan berada di Paris hingga perayaan Iduladha. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengonfirmasi bahwa Presiden telah berangkat menuju Prancis sejak Senin malam, 25 Mei 2026.
“Bapak Presiden sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, yakni ke Prancis, dan akan menyesuaikan agenda karena pada hari Rabu masih berada di sana,” ujar Juri Ardiantoro di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Meski demikian, Juri belum merinci lokasi pelaksanaan salat Iduladha Presiden selama di Prancis. Ia menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai agenda Presiden akan diumumkan oleh pemerintah kemudian. “Tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Kita tunggu saja,” tambahnya.
Terkait dengan agenda kenegaraan selama di Prancis, Juri meminta awak media untuk menunggu penjelasan langsung dari Menteri Luar Negeri. Hal ini menunjukkan adanya koordinasi erat dalam penyusunan jadwal kunjungan Presiden di luar negeri.
Selain menjalankan kunjungan kerja, Presiden Prabowo juga menyiapkan penyaluran hewan kurban untuk perayaan Iduladha tahun ini. Pemerintah mencatat bahwa Presiden menyerahkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban yang akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Salah satu sapi kurban tersebut disalurkan ke Masjid Istiqlal di Jakarta dengan bobot mencapai 1,3 ton. Juri menjelaskan, “Sapi Bapak Presiden di Istiqlal adalah sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 1,3 ton.” Ini menandai komitmen Presiden dalam mendukung pelaksanaan ibadah dan tradisi keagamaan masyarakat Indonesia.
Presiden Prabowo tiba di Paris pada Selasa pagi waktu setempat melalui Bandara Orly setelah menempuh perjalanan penerbangan selama sekitar 16 jam. Kedatangannya disambut secara resmi oleh pemerintah Prancis dan Menteri Tenaga Kerja serta Solidaritas Prancis, Jean-Pierre Farandou, yang menunjukkan hubungan diplomatik yang hangat antara kedua negara.
Pelaksanaan salat Iduladha di Prancis oleh Presiden Prabowo menandai momen penting dalam konteks hubungan internasional dan keberadaan komunitas Muslim Indonesia di luar negeri. Hal ini juga menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan ibadah umat Islam meskipun berada di luar tanah air.
Ke depan, masyarakat dan media diharapkan dapat menantikan informasi lebih lengkap mengenai agenda Presiden selama di Prancis, yang akan disampaikan secara resmi oleh pemerintah. Sementara itu, persiapan penyaluran hewan kurban tetap berjalan dengan baik di dalam negeri, sebagai bagian dari tradisi Iduladha yang dijalankan secara luas oleh umat Muslim Indonesia.
Dengan agenda yang padat selama kunjungan kerja di luar negeri, Presiden Prabowo tetap menunjukkan komitmennya untuk menjalankan aktivitas keagamaan secara khusyuk, walaupun berada jauh dari tanah air. Hal ini menjadi contoh bagi pejabat negara dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di berbagai situasi dan tempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan