Media Kampung – Hari Donor Darah Sedunia kembali diperingati pada 14 Juni 2026. Momentum tahunan ini menjadi pengingat akan pentingnya donor darah sukarela dalam menyelamatkan nyawa.

Peringatan ini berawal dari inisiatif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies pada 2004. Setahun kemudian, World Health Assembly menetapkan 14 Juni sebagai Hari Donor Darah Sedunia yang dirayakan setiap tahun.

Alasan Pemilihan Tanggal 14 Juni

Tanggal 14 Juni dipilih karena bertepatan dengan hari kelahiran Karl Landsteiner, ilmuwan asal Austria yang menemukan sistem golongan darah ABO. Penemuan ini menjadi dasar utama prosedur transfusi darah di seluruh dunia hingga saat ini.

Sejak ditetapkan, berbagai negara rutin menggelar kampanye donor darah dan edukasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok darah yang aman dan cukup bagi masyarakat.

Tema Hari Donor Darah Sedunia 2026

Setiap tahun, peringatan ini mengusung tema berbeda. Pada 2026, tema yang diangkat adalah “One Drop of Humanity: Give Blood, Save Lives” atau “Setetes Kemanusiaan: Donorkan Darah, Selamatkan Nyawa”. Tema ini menekankan bahwa satu kantong darah dapat memberikan harapan hidup bagi banyak pasien.

Melalui peringatan ini, masyarakat diajak memahami bahwa donor darah bukan sekadar tindakan medis, melainkan juga bentuk solidaritas dan kepedulian sosial. Ketersediaan darah masih menjadi tantangan di berbagai wilayah dunia.

Hari Donor Darah Sedunia menjadi pengingat bahwa setetes darah yang didonorkan dapat memberi kesempatan hidup bagi orang lain. Semangat kemanusiaan inilah yang terus diangkat dalam peringatan setiap 14 Juni.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.