Media Kampung – 18 April 2026 | Ledakan Gas LPG Luluh Lantakan Rumah Warga Jember terjadi pada Senin, 13 April 2026, menghancurkan hunian di Perum Puri Bunga Nirwana Cluster Bintaro, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Insiden tersebut menimbulkan luka bakar parah pada satu korban dan menimbulkan kepanikan di antara warga sekitar.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB ketika korban tengah menyiapkan air mandi dengan kompor gas. Tiba‑tiba tabung LPG berkapasitas 12 kilogram meletus, mengakibatkan dinding dapur dan sebagian struktur rumah runtuh.
Korban yang teridentifikasi sebagai Edwin Surya Alam Lubis, berusia 62 tahun, merupakan pemilik rumah sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi daerah. Luka bakar yang dideritanya diperkirakan menutupi hampir 50 persen permukaan tubuh.
Kapolsek Sumbersari, Kompol Heri Supadmo, mengonfirmasi ledakan dahsyat itu setelah melakukan survei lokasi. Ia menyatakan bahwa material tabung gas serta kompor telah diamankan sebagai barang bukti.
Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi ketika korban menyalakan pemantik kompor, namun tidak ada ventilasi udara yang memadai di dapur kecil tersebut. Tim forensik menilai akumulasi gas terperangkap menjadi penyebab utama letusan.
Warga yang berada di sekitar rumah segera menolong korban dan membawanya ke Unit Gawat Darurat RS Jember. Petugas medis melaporkan bahwa Edwin membutuhkan perawatan intensif karena derajat luka bakar yang luas.
Pihak kepolisian bersama tim pemadam kebakaran melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan sisa gas di area dan pengecekan standar keamanan tabung LPG. Hasil awal menunjukkan tidak ada indikasi sabotase atau kelalaian penyedia tabung.
Beberapa tetangga melaporkan bahwa sebelumnya mereka pernah mendengar bau gas yang tidak biasa di rumah korban, namun tidak melaporkannya karena menganggapnya ringan. Kejadian ini memicu rasa cemas dan permintaan penjelasan dari komunitas setempat.
Pihak berwenang menekankan pentingnya pemasangan ventilasi yang cukup di dapur serta pemeriksaan rutin tabung LPG sebelum digunakan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengisi ulang tabung secara mandiri dan selalu menggunakan teknisi bersertifikat.
Statistik Kementerian Energi menunjukkan peningkatan kasus kebocoran gas LPG di wilayah Jawa Timur dalam lima tahun terakhir. Faktor penyebab utama meliputi kurangnya edukasi pengguna, instalasi tidak sesuai standar, serta penumpukan gas di ruang tertutup.
Pemerintah Kabupaten Jember berjanji akan meningkatkan program sosialisasi keselamatan bahan bakar cair dan gas. Selain itu, dinas terkait akan melakukan inspeksi acak pada rumah‑rumah yang menggunakan tabung LPG untuk mencegah tragedi serupa.
Saat ini Edwin Surya Alam Lubis masih dirawat di RS Jember dengan prognosis yang masih dipantau oleh tim dokter. Keluarga dan tetangga berharap ia dapat pulih sepenuhnya, sementara penyelidikan resmi diperkirakan selesai dalam beberapa minggu ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan