Media Kampung – Angka kematian jemaah haji asal Jawa Timur yang tinggi mendorong Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak untuk mengevaluasi syarat kesehatan keberangkatan. Hingga saat ini, tercatat 75 jemaah haji asal Jawa Timur meninggal dunia di Arab Saudi.
Dahnil menyatakan bahwa ke depan, Jawa Timur harus memperketat syarat istithaah kesehatan. Pengetatan ini bertujuan agar jemaah yang berangkat memiliki kondisi kesehatan yang prima, sehingga diharapkan mampu menekan angka kematian di Tanah Suci.
Meski angka kematian tahun ini menurun drastis dibanding tahun lalu (yang mencapai lebih dari 100 orang pada periode yang sama), pemerintah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah Indonesia.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya Mohammad Asadul Anam memberikan rincian data terbaru. Saat ini masih ada 13 jemaah haji asal Jawa Timur yang dirawat di Arab Saudi, berasal dari total 52 kloter. Sementara itu, jemaah yang sudah mendarat di Surabaya dipastikan sehat dan tidak perlu dirawat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan