Media Kampung – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2027 bersamaan dengan proses pemulangan jemaah haji tahun ini. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan usulan penguatan anggaran untuk program kerja mendatang dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR.
Kebijakan tersebut diambil setelah Kemenhaj mengevaluasi catatan operasional di lapangan selama penyelenggaraan ibadah haji 2026. Selain itu, dinamika kebijakan internasional turut menjadi bahan pertimbangan penting dalam perencanaan anggaran.
Menhaj menegaskan bahwa anggaran tahun depan diarahkan untuk memperkuat tata kelola haji. Ia menyebutkan bahwa upaya tersebut berorientasi penuh pada pemenuhan kebutuhan jemaah, salah satunya melalui transformasi kelembagaan yang menjadi fokus utama.
Kemenhaj juga memprioritaskan pengembangan sistem digital. Menhaj mengatakan sistem terintegrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja dan menghadirkan layanan yang lebih efektif bagi jemaah.
Menhaj optimistis pelayanan haji yang aman dan nyaman dapat terwujud. Sinergi bersama DPR menjadi modal utama kelancaran program tersebut, sementara tata kelola yang akuntabel diharapkan memberi kemaslahatan bagi umat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan