Pemerintah Finlandia memutuskan untuk menutup tiga kedutaan besar mereka di Asia mulai 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari reformasi misi luar negeri negara itu dan diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Finlandia pada Jumat (28/11).

Dalam pernyataannya, kementerian menjelaskan bahwa kantor diplomatik Finlandia di Islamabad (Pakistan), Kabul (Afghanistan), dan Yangon (Myanmar) akan dihentikan operasionalnya. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan perubahan situasi politik di ketiga negara tersebut serta minimnya hubungan perdagangan dan ekonomi yang relevan bagi Finlandia.

Pemerintah Finlandia menilai bahwa kondisi geopolitik dan faktor operasional telah membuat keberadaan kedutaan kurang efektif untuk dijalankan. Karena itu, penataan jaringan diplomatik dianggap perlu dilakukan agar sumber daya dapat dialihkan ke wilayah yang dinilai lebih strategis.

Di tengah penutupan itu, Finlandia juga memperluas jangkauan diplomatiknya dengan membuka konsulat jenderal baru di Houston, Amerika Serikat, pada awal tahun ini. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat hubungan dengan AS yang dinilai memiliki dampak lebih besar bagi kepentingan ekonomi dan politik Finlandia. (putri).

saluran-whatsapp-mediakampung