Media Kampung, Payakumbuh — Kelompok pelajar dari Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh menciptakan inovasi pangan berbahan siput sawah yang diolah menjadi abon. Produk bernama “Bonsimi Urang Rantau” ini disiapkan untuk mengikuti ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahap II pada 8 Juli 2026.

Di hadapan jajaran pemerintah daerah, tim ICBS mempresentasikan formula produk yang menyulap hama sawah menjadi hidangan abon khas Minangkabau yang bergizi dan terjangkau. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut. “Inovasi Bonsimi Urang Rantau menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengolah potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi pangan bergizi yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Pihak manajemen ICBS menyambut positif respons dari Pemko Payakumbuh dan berharap sinergi ini dapat memotivasi siswa untuk mematangkan produk sebelum dinilai oleh juri nasional. Hilirisasi produk berbasis kearifan lokal ini diharapkan mampu mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat.