Media Kampung, Banda Aceh — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa di Kota Banda Aceh sudah overload dengan ketinggian sampah mencapai 27 meter, melampaui batas ideal 23-25 meter. Kondisi ini dipicu oleh pertumbuhan penduduk dan perubahan gaya hidup masyarakat, termasuk meningkatnya penggunaan layanan pesan-antar makanan online.
Sekretaris Pusat Studi Lingkungan Hidup UIN Ar-Raniry, Ir. Syarifah Seicha Fathma, M.T., mengatakan bahwa TPA Gampong Jawa kini hanya berfungsi sebagai stasiun peralihan (transfer station) sebelum sampah diangkut ke TPA Regional Blang Bintang. Namun, TPA Blang Bintang juga diperkirakan akan segera penuh.
Lebih dari 50 persen sampah perkotaan didominasi oleh sampah organik rumah tangga, seperti sisa dapur dan makanan. Untuk mengurangi beban TPA, masyarakat disarankan meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai, membawa botol minum (tumbler), dan menggunakan wadah belanja ramah lingkungan. Sampah organik dapat diolah dengan metode kompos sederhana menggunakan kantong komposter kain dan cairan aktivator EM4 untuk mempercepat pembusukan serta menghasilkan pupuk tanaman.























Tinggalkan Balasan