Media Kampung, Manggarai Timur – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan langsung ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau kondisi fasilitas pendidikan yang rusak serta posko-posko pengungsian warga terdampak bencana.
Peninjauan pertama dilakukan di SMAN 2 Sambi Rampas untuk melihat secara langsung kerusakan fasilitas pendidikan. Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah fasilitas pendidikan terdampak terbanyak, dengan 265 fasilitas mengalami kerusakan akibat bencana. Wapres Gibran menekankan pentingnya identifikasi dan penanganan segera sesuai tingkat kerusakan agar proses belajar mengajar dapat terus berlangsung.
Untuk sekolah yang belum dapat digunakan, pemerintah berencana menyediakan ruang belajar sementara agar anak-anak tetap dapat belajar dengan aman dan layak. Hal ini menjadi fokus penting untuk menjaga kelangsungan pendidikan di tengah masa pemulihan pascabencana.
Karena medan yang sulit dijangkau, Wapres menggunakan sepeda motor untuk meninjau posko pengungsian di Waso, Kecamatan Lamba Leda Utara, serta posko pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas, termasuk posko Pota dan Temba Lajar. Kunjungan ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan dengan baik meskipun berada di lokasi yang sulit diakses.
Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak pengungsi. Beberapa mahasiswa Universitas Indonesia hadir memberikan dukungan psikososial melalui berbagai kegiatan yang menciptakan suasana aman dan menyenangkan bagi anak-anak selama masa pengungsian.
Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi tanggung jawab negara, dengan pemenuhan kebutuhan warga terdampak sebagai prioritas utama agar layanan pendidikan cepat pulih dan kehidupan masyarakat di Manggarai Timur dapat kembali normal secara bertahap.














Tinggalkan Balasan