Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan sosialisasi cara menggosok gigi yang benar bagi para wali murid di sebuah sekolah dasar setempat pada tanggal 30 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya menjaga kebersihan mulut anak sejak usia dini, sehingga dapat mencegah berbagai gangguan kesehatan gigi.
Acara dimulai dengan penyampaian materi tentang peran vital gigi dan mulut dalam proses tumbuh kembang anak, serta dampak negatif bila kebersihan tidak terjaga.
Mahasiswa KKN menekankan bahwa kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur, harus ditanamkan sejak anak berusia tiga tahun.
Selanjutnya, mereka menjelaskan langkah‑langkah menggosok gigi yang benar, dimulai dari mengarahkan sikat pada bagian luar gigi, kemudian bagian dalam, permukaan kunyah, dan akhirnya lidah untuk menghilangkan bakteri.
Para wali murid diberikan contoh visual tentang gerakan memutar kecil pada setiap gigi selama minimal dua menit, sesuai rekomendasi organisasi kesehatan dunia.
Mahasiswa juga menekankan pentingnya memilih sikat gigi dengan bulu lembut serta pasta gigi berfluorida yang sesuai dengan usia anak, agar proses menyikat terasa nyaman dan efektif.
Dalam sesi diskusi, beberapa orang tua mengungkapkan tantangan dalam mengatur waktu menggosok gigi, terutama pada pagi hari yang sibuk.
Seorang wali murid menyatakan, “Saya dulu kesulitan mengingatkan anak menggosok gigi, tapi setelah diberi panduan praktis, kebiasaan ini mulai berjalan lancar di rumah,” menambah rasa optimis terhadap dampak program.
Mahasiswa KKN menanggapi dengan memberikan tips pengingat, seperti menempelkan jam pasir dua menit di kamar mandi atau menggunakan aplikasi penghitung waktu.
Program ini juga menyertakan pembagian kit kebersihan mulut yang berisi sikat gigi anak, pasta gigi, dan brosur pedoman menggosok gigi yang benar.
Respon peserta sangat positif; sebagian besar wali murid melaporkan niat kuat untuk menerapkan ilmu yang didapat secara konsisten dalam rutinitas keluarga.
Dengan dukungan aktif mahasiswa, diharapkan perilaku kesehatan mulut anak di lingkungan tersebut akan meningkat, mengurangi risiko gigi berlubang dan infeksi gusi di masa depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN Universitas Muhammadiyah Jember yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi sederhana namun berdampak luas.
Keberhasilan sosialisasi ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah‑sekolah lain di Kabupaten Jember, memperluas jangkauan edukasi kesehatan gigi bagi lebih banyak keluarga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan