Media Kampung, Pandeglang – Sebuah jembatan di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, ambruk total saat dilintasi truk pengangkut pasir pada Minggu, 23 Agustus 2026. Peristiwa ini menyebabkan truk tersebut terjun ke sungai dan memutus akses penghubung antara Kampung Citoke dan Kampung Cieri.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Andrian Wisudawan, menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan perbaikannya akan diupayakan oleh DPUPR. Namun, proses perbaikan tidak dapat dilakukan secara cepat karena perlu tahap perencanaan teknis terlebih dahulu.

Baca juga:

Jembatan yang ambruk ini dibangun pada tahun 2017 melalui program Bantuan Presiden (Banpres) dengan konstruksi sederhana. Berdasarkan perhitungan awal DPUPR, estimasi anggaran untuk membangun kembali jembatan tersebut mencapai sekitar Rp2,2 miliar. Saat ini, tim DPUPR masih melakukan inventarisasi kondisi jembatan sebagai dasar penyusunan rencana perbaikan.

Peran dan Tanggung Jawab DPUPR

Andrian menegaskan bahwa penanganan jembatan yang ambruk harus dimulai dari tahap perencanaan teknis mengingat status jembatan sebagai aset pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, DPUPR akan mengupayakan perbaikan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek teknis dan anggaran yang diperlukan.

Baca juga:

Dampak Kerusakan Jembatan

Ambruknya jembatan sepanjang sekitar 25 meter dengan lebar 2,5 meter ini menyebabkan lumpuhnya akses vital bagi warga Kampung Citoke dan Kampung Cieri. Kondisi ini memaksa warga membuat jembatan darurat dari batang pohon kelapa agar aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah, tetap bisa berjalan.

Konteks dan Pentingnya Perbaikan

Jembatan tersebut merupakan penghubung penting bagi masyarakat setempat, sehingga kerusakan mengakibatkan gangguan signifikan terhadap mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi warga. Perbaikan jembatan menjadi prioritas untuk mengembalikan aksesibilitas dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Desa Mekarsari dan sekitarnya.

Baca juga:

DPUPR Pandeglang akan terus memantau proses inventarisasi dan perencanaan teknis sebelum melaksanakan pembangunan kembali jembatan dengan standar yang sesuai demi memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur tersebut.