Media Kampung, Nagekeo – Bantuan dari JHL Foundation hadir sebagai sumber penguatan bagi warga dan para suster di Kongregasi Suster-Suster Maria Imakulata Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, yang terdampak gempa bumi. Paket bantuan yang disalurkan pada Senin malam (24/8) menjadi penghiburan di tengah ketidakpastian dan trauma pascagempa.
Bantuan tersebut tiba setelah para suster selesai makan malam dan berdoa bersama, memberikan sentuhan harapan di tengah suasana haru. Sr. Filomena M. Cahir, anggota novisiat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti karena datang di saat mereka masih berjuang menghadapi dampak gempa yang mengguncang pada pagi hari saat mereka sedang berdoa bersama.
Di kongregasi tersebut, terdapat tiga novisiat, satu aspiran, dan satu postulat yang menjalani kehidupan membiara di tengah situasi pascagempa. Gempa yang terjadi menyebabkan kepanikan dan trauma, sehingga kedatangan bantuan menjadi tanda nyata perhatian dan dukungan.
JHL Foundation menyalurkan total 250 paket bantuan yang didistribusikan ke sekitar delapan titik di Kabupaten Nagekeo, termasuk wilayah Malabai. Relawan JHL Foundation, Kristoforus Nusa, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang sangat membutuhkan, termasuk para suster yang juga mengalami dampak gempa.
Para penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih kepada Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pokok, tapi juga menjadi sumber kekuatan emosional di tengah masa sulit.
Peran Bantuan dalam Mengatasi Trauma Pascagempa
Bantuan sosial semacam ini sangat penting untuk membantu masyarakat dan komunitas keagamaan seperti para suster dalam proses pemulihan setelah bencana. Selain kebutuhan fisik, dukungan psikologis dan moral menjadi aspek yang tak kalah penting mengingat trauma yang dirasakan.
Kehadiran JHL Foundation memperlihatkan peran aktif organisasi sosial dalam merespons bencana di daerah-daerah terpencil seperti Nagekeo, yang seringkali menghadapi keterbatasan akses bantuan. Ini juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara lembaga sosial dan komunitas lokal dalam membantu pemulihan pascagempa.
Dampak Bantuan bagi Komunitas Lokal
- Mengurangi beban kebutuhan dasar warga dan para suster yang terdampak.
- Memberikan rasa aman dan didukung secara emosional dalam menghadapi trauma.
- Meningkatkan semangat dan motivasi untuk bangkit kembali dari bencana.
- Memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di daerah terdampak.
Bantuan dari JHL Foundation ini menjadi pelita di tengah bayang-bayang trauma yang masih membayangi warga dan komunitas suster di Nagekeo. Dukungan berkelanjutan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan membangun kembali kehidupan masyarakat yang terdampak gempa bumi.














Tinggalkan Balasan