Media Kampung – Kegiatan bersih sungai yang digelar komunitas Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli) di kawasan Sumber Ndollo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, masih menemukan banyak sampah plastik dan popok bekas. Aksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 ini melibatkan sekitar 100 relawan.

Aktivis Sabers Pungli, Dodik Eko Wahyudi, mengungkapkan bahwa sampah organik berupa tumbuhan liar mendominasi temuan di bantaran sungai. Tumbuhan tersebut menutupi area kanan kiri sungai dan berhasil dibersihkan oleh masyarakat.

Selain sampah organik, relawan juga mengumpulkan sampah anorganik seperti kantong plastik, bekas polibag, dan botol bekas. Namun, jumlah sampah anorganik tidak sampai 100 kilogram.

Yang mengejutkan, tim menemukan sampah residu berupa popok sekali pakai yang dibuang di sekitar bantaran sungai. Dodik memperkirakan popok tersebut bukan berasal dari warga sekitar karena lokasinya di pinggir sungai, bukan di aliran utama.

Seluruh sampah hasil kegiatan kemudian diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu untuk dikelola lebih lanjut. Dodik menambahkan, tingginya kepedulian warga mendorong rencana kegiatan serupa di wilayah lain.

Sejumlah desa di Kecamatan Junrejo telah mengajukan permohonan agar kegiatan Sabers Pungli dapat dilaksanakan di wilayah mereka. Dodik mengingatkan bahwa menjaga lingkungan adalah kewajiban bersama, bukan sekadar pilihan.

Gerakan Sabers Pungli ke-190 ini mengusung semangat ‘kesadaran terlibat’ untuk mendorong masyarakat menjadi bagian aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber air dan sungai bagi generasi mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.