Media Kampung, Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyatakan dorongan kuat agar pembangunan Sekolah Rakyat permanen segera direalisasikan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan Agus Jabo saat menerima audiensi Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Rabu (20/8/2026). Sumba Timur mengajukan lahan seluas 10 hektare di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Lahan ini telah disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan memenuhi syarat, dengan dua persyaratan yang harus dipenuhi, yakni dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan pelebaran akses jalan.
Strategi Pembangunan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T
Wamensos Agus Jabo menegaskan bahwa pembangunan di wilayah 3T harus menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat tantangan sosial ekonomi yang tinggi. Sekolah Rakyat dirancang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin tanpa biaya pendaftaran, melalui penjangkauan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bupati Umbu Lili menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memenuhi persyaratan yang diperlukan, termasuk pelebaran jalan akses menuju lokasi sekolah. Menurutnya, jalan dengan lebar standar sekitar 4 meter sudah ada dan akan diperlebar sesuai kebutuhan. Selain itu, lokasi lahan strategis karena dilintasi aliran air bersih dan jaringan listrik, sehingga mendukung kebutuhan operasional sekolah nantinya.
Angka Kemiskinan dan Peran Sekolah Rakyat
Sumba Timur tercatat memiliki angka kemiskinan sebesar 25 persen, dengan kemiskinan ekstrem mencapai 18 persen. Kondisi ini menjadikan pembangunan Sekolah Rakyat sangat penting sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Bupati Umbu Lili juga mengapresiasi peran Kementerian Sosial yang selama ini menyalurkan berbagai bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumba Timur.
Program Nasional Pengentasan Kemiskinan
Wamensos Agus Jabo menyampaikan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pengentasan kemiskinan diwujudkan melalui program-program seperti Sekolah Rakyat. Program ini bertujuan memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak kurang mampu agar mereka memiliki peluang lebih baik dan memutus siklus kemiskinan secara berkelanjutan.
Dengan data tunggal yang dimiliki, tim khusus akan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan penjangkauan tepat sasaran dan efektif dalam menjangkau anak-anak yang membutuhkan.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumba Timur diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperbaiki kualitas pendidikan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah yang termasuk kategori 3T ini.














Tinggalkan Balasan