Media Kampung, Pandeglang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang mengambil langkah proaktif dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk mempercepat perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pelajar yang telah atau akan memasuki usia 17 tahun. Langkah ini bertujuan agar pelajar dapat segera memiliki dokumen kependudukan yang wajib dimiliki.
Kepala Disdukcapil Pandeglang, Asep Permana, menjelaskan bahwa layanan jemput bola ini menyasar pelajar yang sudah berusia 17 tahun maupun yang sebentar lagi mencapai usia wajib perekaman KTP-el. Kegiatan ini juga diiringi dengan sosialisasi pentingnya memiliki KTP-el kepada para pelajar agar mereka memahami hak dan kewajiban administrasi kependudukan.
Dengan menggandeng sejumlah sekolah, Disdukcapil mampu memangkas hambatan waktu dan jarak yang selama ini menjadi kendala bagi pelajar yang harus meninggalkan aktivitas belajar untuk mengurus dokumen kependudukan di kantor Disdukcapil. Pelayanan di sekolah ini diharapkan dapat mempermudah akses dan meningkatkan cakupan perekaman KTP-el di kalangan pelajar.
Program Dokumen Administrasi Kependudukan di Kecamatan (Doa Adik)
Selain layanan jemput bola di sekolah, Disdukcapil Pandeglang juga tengah mempersiapkan program Dokumen Administrasi Kependudukan di Kecamatan (Doa Adik). Program ini bertujuan mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, dan nantinya KTP-el ke tingkat kecamatan.
Melalui Doa Adik, warga masyarakat dapat mengajukan permohonan dokumen melalui kantor kecamatan setempat tanpa harus datang jauh ke kantor Disdukcapil. Setelah dokumen selesai diproses, hasilnya akan dikirim kembali ke kecamatan untuk diambil oleh pemohon. Program ini dirancang untuk mengurangi biaya, waktu, dan jarak tempuh yang selama ini menjadi kendala dalam pengurusan administrasi kependudukan.
Asep menambahkan bahwa meskipun program Doa Adik belum resmi diluncurkan, pihaknya telah memberikan bimbingan teknis kepada operator kecamatan. Peluncuran program ini direncanakan setelah rangkaian kegiatan Agustus selesai dan akan diterapkan secara bertahap di beberapa kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
Manfaat Layanan Jemput Bola dan Doa Adik
- Mempermudah Akses: Pelajar dan warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen.
- Hemat Waktu: Pengurusan dokumen dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas sekolah atau pekerjaan.
- Meningkatkan Cakupan Dokumen: Lebih banyak pelajar yang memiliki KTP-el sesuai ketentuan usia.
- Efisiensi Proses: Kolaborasi dengan sekolah dan kecamatan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan.
Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Disdukcapil Pandeglang dalam memberikan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan efisien kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi bagian penting dalam administrasi kependudukan nasional.















Tinggalkan Balasan