Media Kampung, Sibolga – Sejumlah perusahaan besar dan menengah di Kabupaten Toba menyatakan dukungan penuh terhadap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan mengikuti kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toba secara daring, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini dipandu oleh Maria Sintauli Hutauruk dan dibuka oleh Kepala BPS Toba, Sabar Alberto Harianja, didampingi Statistisi Ahli Madya Marlina Naibaho serta Ketua Tim SE2026 Postel Tampubolon. Peserta berasal dari berbagai sektor usaha, antara lain PT Hutahaean Pabrik Tapioka, Aquafarm Nusantara, PT Benimel Tani Lestari, Hotel Labersa Balige, Bank Mega Syariah, CV Das Bogas, PT BPR NBP, dan SPBU Toba Station.
Metode Ngibar Percepat Pengisian Data
Sabar Alberto Harianja menjelaskan bahwa Ngibar merupakan metode pendampingan langsung dari petugas BPS kepada responden, sehingga proses pengisian data menjadi lebih mudah dan akurat. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan di sektor perbankan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), puskesmas, dan sekolah. Ke depan, BPS Toba akan menyasar hotel, koperasi, dan kelompok tani.
Pentingnya Data SE2026
Menurut Sabar, data SE2026 sangat penting untuk menggambarkan perkembangan dunia usaha, penyerapan tenaga kerja, dan prospek perekonomian daerah. Ia juga menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan.
“Kegiatan berlangsung lancar, dengan sejumlah perusahaan berhasil menyelesaikan pengisian data secara lengkap selama sesi pendampingan,” ujar Sabar.















Tinggalkan Balasan