Media Kampung, Jakarta – Franky Oesman Widjaja resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden Komisaris PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) pada 10 September 2026. Pengunduran diri tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dihadiri oleh hampir seluruh pemegang saham.
Keputusan ini menandai akhir masa jabatan Widjaja yang dimulai pada 1 Januari 2026, sekaligus mengakhiri serangkaian tindakan pengawasan yang kini dibebaskan melalui akta acquit et decharge. Penggantinya, David Fernando Audy, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur DSSA, resmi dilantik sebagai Presiden Komisaris dengan masa jabatan yang selaras dengan anggota Dewan Komisaris lainnya.
RUPSLB juga menyetujui pelunasan dan pembebasan tanggung jawab penuh atas tindakan pengawasan yang dilakukan oleh Widjaja selama periode tersebut, termasuk dalam laporan keuangan konsolidasian perusahaan. Hal ini memastikan tidak ada sengketa hukum yang tersisa terkait kepemimpinan sebelumnya.
David Audy, selain peran barunya di DSSA, memiliki pengalaman luas di grup Sinar Mas dan sektor media, keuangan, serta teknologi. Ia pernah memimpin PT Media Nusantara Citra Tbk, Global TV, serta menjabat sebagai Direktur di berbagai perusahaan publik dan venture capital. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat strategi pertumbuhan DSSA di tengah dinamika pasar modal Indonesia.
Pengunduran diri Franky Widjaja mencerminkan dinamika kepemimpinan dalam perusahaan publik, di mana perubahan struktural sering kali dipicu oleh kebutuhan strategi jangka panjang. Bagi investor, transisi ini memberikan sinyal stabilitas manajerial, terutama mengingat DSSA berada dalam grup usaha besar Sinar Mas yang terus memperluas portofolio bisnisnya.
Secara keseluruhan, pergantian kepemimpinan ini diharapkan memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kepercayaan pemegang saham, dan mendukung pencapaian target pertumbuhan yang telah ditetapkan oleh dewan direksi.











Tinggalkan Balasan