Media Kampung – Mengembangkan aplikasi custom sesuai kebutuhan bisnis membutuhkan pendekatan khusus untuk mengatasi perbedaan makna istilah dan menjaga konsistensi aturan bisnis. Masalah umum pada proyek besar bukanlah keterbatasan teknologi, melainkan perbedaan pemahaman istilah yang sama antar bagian bisnis.
Contohnya, istilah “nasabah” dapat memiliki arti berbeda di bagian tabungan dan kredit. Perbedaan ini jika tidak diakui dapat menyebabkan kompleksitas dalam struktur data dan pengembangan sistem. Oleh karena itu, pendekatan pengembangan aplikasi custom yang efektif adalah dengan mengakui dan membatasi perbedaan makna tersebut secara eksplisit dalam sistem.
Membagi Sistem Berdasarkan Batasan Makna
Strategi ini melibatkan pemisahan sistem ke dalam area-area dengan arti istilah yang jelas dan disepakati di dalamnya. Setiap area memiliki kosakata sendiri, dan komunikasi antar area dilakukan melalui antarmuka eksplisit yang menerjemahkan istilah secara sadar. Pendekatan ini memungkinkan perubahan di satu area tidak memengaruhi area lain selama antarmuka tetap konsisten, sehingga memudahkan pengembangan sistem dengan logika bisnis rumit.
Sentralisasi Aturan Bisnis untuk Konsistensi Data
Aturan bisnis yang tersebar di banyak tempat dapat menimbulkan inkonsistensi data jika ada bagian yang terlewat saat aturan berubah. Solusi yang diterapkan adalah menetapkan satu titik masuk untuk setiap kelompok data terkait. Misalnya, item pesanan hanya dapat diubah melalui entitas pesanan itu sendiri sehingga aturan seperti stok dan diskon selalu diperiksa secara bersamaan, menjaga konsistensi dan kemudahan pelacakan.
Peran Pemetaan Proses Bisnis sebelum Pengembangan
Pemetaan proses bisnis melibatkan kolaborasi antara pemangku kepentingan bisnis dan tim teknis untuk menelusuri proses secara detail, termasuk pengecualian dan asumsi berbeda yang tidak tercantum dalam dokumen kebutuhan. Meskipun memerlukan waktu lebih di awal, langkah ini mengurangi risiko kesalahan pemahaman dan biaya perbaikan setelah sistem dikembangkan.
Kapan Pendekatan Ini Diperlukan?
- Istilah yang sama berbeda pemahaman di berbagai divisi.
- Aturan bisnis tersebar dan sulit dijaga konsistensinya.
- Perubahan modul sering menimbulkan masalah lintas modul lain.
- Banyak pengecualian proses yang selama ini ditangani secara manual.
- Perbedaan pemahaman antara tim teknis dan bisnis atas dokumen kebutuhan.
- Melibatkan beberapa tim pada modul berbeda dan rencana pemisahan sistem menjadi beberapa layanan.
Implementasi Bersama Sagara Technology
Sagara Technology memulai dengan pemetaan proses bisnis bersama pemangku kepentingan dan audit arsitektur untuk menilai batas domain sistem. Implementasi dilakukan secara bertahap mulai dari area dengan logika paling kompleks untuk memaksimalkan manfaat pendekatan ini.
Pemahaman dan penerapan strategi pengembangan aplikasi custom yang mengakui perbedaan makna dan menyentralisasi aturan bisnis menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sistem bisnis yang kompleks dan dinamis.















Tinggalkan Balasan