**Media Kampung, Bangkalan** – Investor China dan Uni Emirat Arab mengumumkan alokasi investasi senilai ratusan miliar rupiah untuk pembangunan pabrik furnitur serta infrastruktur energi terbarukan di kawasan industri Madura.
Proyek utama meliputi pendirian pabrik furnitur seluas sekitar 10 hektare di Wiraraja Madura Industrial Estate III, dengan nilai investasi sekitar US$10 juta (Rp176 miliar). Selain itu, perusahaan Uni Emirat Arab ODASCO LLC merencanakan pengembangan fasilitas pengolahan air, desalinasi, serta pembangkit listrik tenaga surya dengan sistem penyimpanan baterai.
Presiden Direktur PT Wiraraja Madura Internasional, Akhmad Ma’ruf Maulana, menekankan posisi strategis Bangkalan sebagai pintu gerbang Madura yang terhubung langsung ke Surabaya lewat Jembatan Suramadu, menjadikannya atraktif bagi investor. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mendukung percepatan proyek dengan mengusulkan kawasan industri tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional.
Skema kerja sama ODASCO menggunakan model OPEX dan build‑own‑operate, mencakup desain, pembiayaan, konstruksi, hingga operasional fasilitas utilitas. Kedua investasi diharapkan menciptakan ribuan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri lokal, dan memperkuat jaringan logistik di wilayah Madura.











Tinggalkan Balasan