**Media Kampung, Bengaluru** –

Health Minister UT Khader mengumumkan bahwa pemerintah Karnataka berhasil membongkar jaringan obat palsu senilai sekitar ₹5 crore yang diduga memasok lebih dari 90 rumah sakit dan klinik di wilayah tersebut. Penangkapan barang bukti dilakukan pada 18 Agustus 2023 di sebuah rumah pertanian dekat gerbang tol Bidadi, setelah penyelidikan awal mengindikasikan peredaran obat-obatan kedokteran yang tidak berizin dan kadaluarsa.

Baca juga:

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, pemerintah membentuk Tim Investigasi Khusus (SIT) beranggotakan enam pejabat senior, termasuk perwakilan dari Food Safety & Drug Administration dan Direktorat Pajak. SIT dipimpin oleh seorang perwira IPS senior dan mulai menyelidiki kemungkinan keterkaitan jaringan ini dengan negara bagian lain, mengingat indikasi bahwa bahan baku obat diproduksi di Telangana dan Himachal Pradesh, kemudian diproses ulang di fasilitas Bidadi dan diberi label merek impor premium.

Baca juga:

Jaringan ini diduga menyalurkan obat-obatan penting, termasuk injeksi ICU, kepada lebih dari 90 fasilitas kesehatan, menimbulkan risiko serius bagi pasien yang mengandalkan terapi tersebut. Seluruh rumah sakit dan puskesmas di Karnataka telah diperintahkan untuk tidak menggunakan stok yang telah disita, sementara penyelidikan lebih lanjut akan mengidentifikasi 15 perwakilan medis yang diduga memfasilitasi pergerakan barang lintas batas.

Baca juga:

Langkah tegas ini diharapkan dapat menghentikan aliran obat palsu, melindungi keselamatan publik, serta memberikan efek jera bagi pelaku perdagangan ilegal di sektor farmasi.