Media Kampung, Ponorogo — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo mencatat capaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) hingga Jumat (17/7/2026) mencapai 54,93 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 42,90 persen. Kepala BPS Ponorogo, Evy Trisusanti, menyampaikan bahwa dari total 939.158 objek sasaran, sebanyak 254.078 responden telah berhasil didata.

Evy mendorong seluruh petugas lapangan untuk tetap bersemangat dalam melakukan pendataan, meskipun dihadapkan pada tantangan masifnya informasi keliru di media sosial terkait pelaksanaan sensus ekonomi. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam menepati target harian sekitar 12 item per petugas, yang mencakup pendataan keluarga, usaha hasil pertanian, maupun non pertanian.

Baca juga:

BPS Ponorogo juga terus melakukan monitoring, pengawasan, dan pemeriksaan agar pendataan sensus ekonomi berjalan sesuai jadwal. Evy optimistis sebelum 31 Agustus 2026, pendataan di Bumi Reog dapat tuntas dilaksanakan.

Kendala di lapangan salah satunya adalah penolakan dari responden yang keberatan memberikan data. Untuk mengatasinya, BPS menggandeng ketua RT dan tokoh masyarakat setempat guna memberikan pemahaman tentang pentingnya sensus ekonomi. Masyarakat juga diimbau tidak khawatir karena kerahasiaan data dijamin.

Baca juga:

“Penolakan itu pasti ada, tidak hanya saat sensus ekonomi tapi juga saat kita laksanakan survei, tapi bisa kita selesaikan secara persuasif, kita ajak ketua RT maupun tokoh masyarakat untuk memberikan pengertian,” ujar Evy.

Sebagai informasi, BPS Ponorogo menerjunkan 1.319 petugas untuk melakukan pendataan secara door to door ke 939.158 objek yang tersebar di 7.678 RT di 21 kecamatan. Evy berharap masyarakat memberikan data yang jujur dan sebenarnya saat didatangi petugas yang telah dilengkapi ID card, rompi, dan surat tugas.

Baca juga: