Media Kampung, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga SPBU di Kota Bandar Lampung, Kamis (23/7/2026). Langkah ini bertujuan memastikan stok Biosolar B50 tetap aman di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.
Sidak menyasar SPBU 24.352.44, SPBU 24.352.42, dan SPBU 21.351.05. Tim gabungan memantau ketersediaan BBM, antrean kendaraan, dan kualitas pelayanan. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, menyatakan hasil pemantauan menunjukkan pasokan Biosolar B50 di seluruh SPBU yang diperiksa dalam kondisi mencukupi. Bahkan, Pertamina telah menambah suplai untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.
“Stok Biosolar B50 dalam kondisi aman dan didukung penambahan pasokan dari Pertamina. Antrean kendaraan masih terkendali, masyarakat tidak perlu membeli secara berlebihan,” ujar Budhi. Ia mengingatkan agar BBM subsidi digunakan sesuai peruntukan demi distribusi energi yang tepat sasaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan Pertamina terus menyesuaikan penyaluran BBM berdasarkan konsumsi riil masyarakat di Lampung. Sinergi dengan Pemprov Lampung menjadi langkah penting untuk memastikan distribusi energi lancar, pelayanan di SPBU optimal, dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Pertamina terus memastikan ketersediaan BBM di Lampung mencukupi. Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan,” kata Rusminto. Ia mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar pasokan tetap terjaga bagi yang berhak.
Ketersediaan Biosolar B50 Terjamin
Sidak ini memberikan kepastian bahwa stok Biosolar B50 di Lampung aman. Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap membeli sesuai kebutuhan.














