Media Kampung, Manggarai Barat – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli melakukan revitalisasi SD Inpres Wae Moto di Desa Wae Moto, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat. Wilayah ini termasuk dalam kategori daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dengan akses pendidikan yang masih terbatas.
Fasilitas Sekolah yang Direvitalisasi
Program revitalisasi mencakup renovasi ruang belajar agar lebih aman dan nyaman, perbaikan fasilitas sanitasi dan akses kebersihan, serta pelengkapan sarana dan prasarana pendidikan sesuai kebutuhan yang telah dihimpun bersama pihak sekolah. Di wilayah yang menghadapi tantangan akses air bersih, perbaikan sanitasi menjadi prioritas untuk mendukung kesehatan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih manusiawi.
Dampak bagi Anak-Anak Wae Moto
Salah seorang siswi SD Inpres Wae Moto, Mariva Yankezia (10 tahun), mengungkapkan semangatnya untuk belajar demi membanggakan orang tua yang bekerja keras. Kisah Mariva mencerminkan perjuangan banyak anak di Wae Moto yang memandang pendidikan sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan keluarga.
Dari total 64 siswa di SD Inpres Wae Moto, 14 di antaranya merupakan anak dari nasabah PNM Mekaar, program pemberdayaan ibu-ibu prasejahtera. Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa pemberdayaan tidak hanya soal permodalan, tetapi juga pendampingan usaha agar manfaatnya dirasakan oleh keluarga, terutama anak-anak.
Harapan untuk Masa Depan
Kindaris menambahkan, “Saya berharap 15 tahun lagi, saat mereka sudah bisa mulai menggapai cita-citanya, mereka akan ingat bahwa hari ini PNM percaya pada mimpi-mimpi mereka.” Revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memutus rantai keterbatasan dan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak di wilayah 3T.














