**Media Kampung, Kediri** – Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani meninjau langsung penyaluran bantuan beras sebesar 7.542.360 kilogram kepada 251.412 rumah tangga di Kabupaten Kediri untuk periode Juli‑September 2026. Program ini memberikan masing‑masing 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram selama tiga bulan, dengan rencana lanjutan Oktober‑Desember 2026.
Penyaluran di Kediri merupakan bagian dari program Bantuan Pangan Beras Jawa Timur yang mencakup 5.690.353 penerima bantuan dan total 170.710.590 kilogram beras. Di tingkat kecamatan, distribusi difokuskan pada wilayah Ngasem dan desa Gogorante, dengan rincian sebagai berikut:
| Kecamatan / Desa | Jumlah Penerima | Total Beras (kg) |
|---|---|---|
| Ngasem | 6.404 | 192.120 |
| Gogorante | 400 | 12.000 |
Menurut Menteri Zulkifli Hasan, percepatan penyaluran ini penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan meringankan beban masyarakat, terutama menjelang musim kemarau. Ia menegaskan bahwa stok beras dijaga ketat mulai dari gudang hingga ke tangan penerima, sehingga bantuan dapat sampai tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Direktur BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan bahwa jaringan operasional BULOG yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi kunci keberhasilan program. Ia menekankan komitmen BULOG untuk terus mengawasi distribusi, memastikan tidak terjadi kebocoran atau penumpukan stok di satu wilayah.
Penyaluran bantuan beras ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga, sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat terhadap fluktuasi harga pangan. Pemerintah menilai bahwa program serupa akan terus diperluas ke daerah lain dengan target akhir tahun 2026 agar seluruh wilayah Indonesia dapat merasakan manfaat kebijakan ketahanan pangan ini.












Tinggalkan Balasan