Media Kampung, Aceh Timur — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur, Saiful Bahri, secara resmi membuka kegiatan Pengisian Bareng (NGIBAR) Sensus Ekonomi 2026 yang diikuti oleh para operator dayah di lingkungan Kemenag setempat. Acara berlangsung di Aula Open Room Kantor Kemenag Aceh Timur pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam sambutannya, Saiful Bahri menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh operator dayah untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Lampaui Ekspektasi, Belanja Pemerintah Jadi Kunci
Baca juga:
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Lampaui Ekspektasi, Belanja Pemerintah Jadi Kunci

Menurutnya, data yang valid akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, termasuk bagi pengembangan lembaga pendidikan keagamaan. Ia juga didampingi oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Abi T Zulfikar.

Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu Berjalan Kondusif Meski Ada Responden Resisten
Baca juga:
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu Berjalan Kondusif Meski Ada Responden Resisten

NGIBAR: Kolaborasi untuk Data Berkualitas

NGIBAR (Ngisi Bareng) merupakan langkah kolaboratif antara BPS, instansi terkait, dan para pelaku usaha serta lembaga yang menjadi sasaran pendataan. Melalui kegiatan ini, proses pengisian data dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan langsung sehingga lebih efektif, akurat, dan sesuai ketentuan.

Risiko Kesehatan dari Penggunaan Kertas Termal pada Struk Belanja
Baca juga:
Risiko Kesehatan dari Penggunaan Kertas Termal pada Struk Belanja

Diharapkan, seluruh operator dayah dapat menyelesaikan pengisian data dengan baik serta turut berkontribusi dalam menyediakan data statistik ekonomi yang berkualitas. Data tersebut akan mendukung perencanaan pembangunan nasional dan daerah, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.