Media Kampung – Malang – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu hingga akhir Juni berjalan kondusif, meskipun petugas masih menemui sejumlah responden yang bersikap resisten terhadap proses pendataan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu, Herlina Prasetyowati Sambodo, menyebutkan seluruh desa dan kelurahan telah didatangi petugas sensus. Berbagai kendala yang muncul dapat diatasi dengan baik berkat dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah sampai dengan hari ini tanggal 26 Juni pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu berjalan kondusif. Walaupun di lapangan ada beberapa responden, baik pelaku usaha maupun keluarga, yang sedikit resisten terhadap petugas, tetapi sampai sekarang semua masih tertangani dengan baik,” kata Herlina dalam program Halo RRI, Jumat 26 Juni 2026.
Keberhasilan pelaksanaan sensus tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Batu, asosiasi pelaku usaha, hingga organisasi pengusaha yang membantu memperlancar akses petugas kepada responden. Herlina menyebut dukungan dari Wali Kota Batu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sangat membantu petugas dalam menjangkau pelaku usaha maupun keluarga.
Selain menghadapi resistensi responden, BPS juga harus menyesuaikan waktu pendataan dengan aktivitas masyarakat. Di sejumlah wilayah pertanian, petugas bahkan melakukan pendataan hingga malam hari agar tidak mengganggu aktivitas warga. “Petugas kami fleksibel. Kalau masyarakat baru bisa sore atau malam hari, bahkan di hari libur, petugas akan menyesuaikan. Warga juga dapat berkoordinasi melalui ketua RT untuk menentukan jadwal pendataan,” ujarnya.
Waktu yang dibutuhkan untuk mendata satu rumah tangga bervariasi, tergantung jumlah anggota keluarga dan aktivitas usaha yang dimiliki. Secara rata-rata, proses pendataan memerlukan waktu sekitar satu hingga dua jam. Untuk mempercepat proses sensus, masyarakat diimbau menyiapkan dokumen administrasi seperti Kartu Keluarga, KTP, serta dokumen legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal apabila tersedia.
BPS Kota Batu berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan di berbagai sektor.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan