Media Kampung, Sibolga — Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test menjadi salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang sederhana, cepat, dan tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan. Edukasi mengenai pentingnya IVA Test bertujuan meningkatkan kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan sebelum muncul gejala penyakit.
Informasi tersebut disampaikan Neni Sumanti, Sub Koordinator P2PTM Dinas Kesehatan Kota Sibolga, dalam Program Kentongan pada Selasa, 14 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa IVA Test merupakan pemeriksaan leher rahim menggunakan larutan asam asetat untuk mendeteksi perubahan sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker serviks.
Apa Itu IVA Test?
IVA Test adalah prosedur skrining kanker serviks yang dilakukan dengan mengoleskan larutan asam asetat pada leher rahim. Tenaga kesehatan kemudian mengamati perubahan warna yang terjadi. Hasil pemeriksaan umumnya dapat diketahui beberapa menit setelah prosedur selesai.
Menurut Neni Sumanti, prosedur ini tidak membutuhkan pembedahan, relatif singkat, serta aman dilakukan sesuai standar pelayanan kesehatan. Sebelum pemeriksaan, peserta akan diminta berkonsultasi dan menjalani wawancara singkat mengenai riwayat kesehatannya. Pemeriksaan dilakukan di ruang tertutup oleh tenaga kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan.
Siapa yang Perlu Melakukan IVA Test?
Neni Sumanti mengimbau perempuan yang telah menikah atau pernah melakukan hubungan seksual untuk memanfaatkan layanan IVA Test secara berkala. Deteksi dini menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan penanganan apabila ditemukan kelainan sejak awal.
Ia menambahkan, perempuan dianjurkan tetap tenang dan mengikuti arahan petugas selama proses pemeriksaan berlangsung.






















Tinggalkan Balasan