Media Kampung, Batam – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peran penting dalam mencegah stunting pada anak. Melalui pemantauan pertumbuhan secara rutin, berbagai gangguan tumbuh kembang dapat dideteksi sejak dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan sebelum kondisi menjadi lebih serius.
Melalui laman resmi ayosehat Kementerian Kesehatan menjelaskan, penimbangan berat badan dan pengukuran panjang atau tinggi badan secara berkala merupakan cara sederhana untuk memantau apakah pertumbuhan anak sesuai dengan usianya. Apabila ditemukan perlambatan pertumbuhan, tenaga kesehatan dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan intervensi yang diperlukan sebagai upaya pencegahan stunting.
Di Posyandu, balita tidak hanya ditimbang dan diukur tinggi badannya. Orang tua juga dapat memperoleh layanan imunisasi, pemberian vitamin, makanan tambahan, konsultasi gizi, serta edukasi mengenai pola asuh dan pemberian makan yang tepat sesuai usia anak. Berbagai layanan tersebut mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Setelah pengukuran dilakukan, hasilnya dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk memantau perkembangan anak dari waktu ke waktu. Data tersebut membantu tenaga kesehatan mengidentifikasi lebih awal apabila berat badan atau tinggi badan anak tidak mengalami kenaikan sesuai standar pertumbuhan.
Kementerian Kesehatan mengimbau orang tua untuk membawa bayi dan balita ke Posyandu setiap bulan. Pemantauan yang rutin memungkinkan gangguan pertumbuhan diketahui lebih cepat, sehingga penanganan dapat segera diberikan dan peluang anak tumbuh sehat serta terhindar dari stunting menjadi lebih besar.





















Tinggalkan Balasan