Media Kampung – Rumah Kelahiran Bung Karno di Surabaya mengalami lonjakan pengunjung pada Bulan Juni 2026. Situs sejarah yang terletak di Gang Pandean IV No. 40, Peneleh ini menjadi tujuan utama masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat tempat lahir sang Proklamator.

Agata, Edukator Rumah Kelahiran Bung Karno, mengungkapkan bahwa kunjungan meningkat signifikan selama bulan Juni. Rata-rata pada akhir pekan, jumlah pengunjung mencapai 100 orang per hari, bahkan tidak hanya dari Surabaya tetapi juga dari luar kota.

Bulan Juni memang memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia karena dikenal sebagai Bulan Bung Karno. Beberapa peristiwa penting terkait Ir. Soekarno terjadi di bulan ini, antara lain lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni 1901, dan wafatnya beliau pada 21 Juni 1970.

Menurut Agata, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa Bung Karno lahir di Surabaya, bukan di Blitar. Hal ini memicu rasa penasaran pengunjung untuk melihat langsung rumah kelahiran sang proklamator dan mempelajari sejarah masa kecilnya.

Salah satu pengunjung, Sabrina, mahasiswi Untag Surabaya, mengaku datang bersama teman-temannya untuk keperluan tugas kuliah mata kuliah Patriotisme. Mereka ingin belajar tentang perjuangan dan semangat Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia.

Rumah Kelahiran Bung Karno yang dikelola oleh Pemerintah Kota Surabaya buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Kunjungan dibagi menjadi tiga sesi: Sesi 1 pukul 08.00-10.00 WIB, Sesi 2 pukul 10.00-13.00 WIB, dan Sesi 3 pukul 13.00-15.00 WIB.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.